Selasa 29 September 2020, 11:36 WIB

Gojek dan Unilever Kerja Sama Permudah Akses UKM dan Konsumen

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Gojek dan Unilever Kerja Sama  Permudah Akses UKM dan Konsumen

MI/Bagus Suryo
Ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Batu, Jawa Timur, mengikuti kepelatihan oleh Gojek.

 

GOJEK dan Unilever baru saja mengumumkan kerja sama strategis untuk memberikan dampak positif bagi konsumen, pelaku usaha, dan pekerja informal di Indonesia.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Gojek bermitra dengan Unilever melalui GoToko yang baru saja diluncurkan. GoToko adalah platform digital B2B yang menghubungkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dengan perusahaan barang konsumen terkemuka.

Kerja sama ini memungkinkan pelaku UMKM untuk menggunakan GoToko dalam mengakses rangkaian produk-produk kebutuhan sehari-hari secara lengkap dari berbagai merek, termasuk Unilever, dengan harga bersaing dan biaya pengiriman yang terjangkau.

Fokus utama kolaborasi ini adalah menjawab kebutuhan sekitar 2,5 juta pengecer di Indonesia. Mereka adalah pemilik warung kelontong dalam kategori underserved atau kurang terlayani.

Kerja sama ini hadir di saat terjadinya percepatan dalam peralihan ke layanan online di Indonesia, dengan hampir 60% konsumen telah mencoba metode baru belanja secara online sejak awal tahun ini.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Unilever karena kami memiliki misi yang sama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia yakni dengan memudahkan akses dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa," ungkap Co-CEO Gojek Group Andre Soelistyo dilansir dari keterangan resmi, Selasa (29/9).

Andre mengatakan kolaborasi ini berupaya untuk menjangkau para peritel tradisional seperti warung kelontong di Indonesia, segmen yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, sehingga mereka juga dapat memperoleh peluang yang sama dalam meningkatkan kegiatan operasional mereka dan memenuhi kebutuhan konsumen akhir yang terus berubah.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Hemant Bakshi menambahkan agility atau ketangkasan selalu menjadi salah satu kualitas utama Unilever sebagai perusahaan yang harus terus relevan dengan masa depan (future-fit).

"Dalam situasi yang berubah dengan cepat seperti sekarang ini, prioritas kami tetap sama: untuk terus memenuhi kebutuhan harian konsumen kami, dengan memastikan produk-produk berkualitas kami selalu tersedia dan mudah didapatkan. Teknologi dan keahlian Gojek akan membantu kami dalam mengoptimalkan program-program kami, termasuk kampanye pemasaran dan promosi agar lebih efektif menjangkau audiens yang tepat," kata Hemant. (E-3)

Baca Juga

Antara

BI : ISEF 2020 Catat Transaksi Sebesar Rp5,03 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:39 WIB
Angka tersebut terdiri dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi business to business, transaksi ritel business to consumer, dan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Bantu UMKM Bangkit, Kemendikbud Gelar Pasar Budaya Daring

👤SuryaniWandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 21:50 WIB
Pasar budaya adalah sebuah marketplace dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud yang bekerja sama dengan perusahaan teknologi Indonesia,...
MI/Ramdani

AP II : Airport 4.0 Menjadi Basis Transformasi Kedepan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:31 WIB
“Pada pekan lalu, kami mencanangkan Second Curve Transformation periode 2020 - 2024 untuk memasuki era Airport 4.0," ujar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya