Selasa 29 September 2020, 11:16 WIB

Kewaspadaan Potensi Bencana Alam Selama Pandemi Harus Ditingkatkan

Anggitondi Martaon, Sri Utami | Humaniora
Kewaspadaan Potensi Bencana Alam Selama Pandemi Harus Ditingkatkan

ANTARA/Fachrurrozi
Seorang warga mencari harta yang masih bisa diselamatkan setelah rumahnya hancur terkena tanah longsor di Tarakan, Kalimantan Utara.

 

PEMERINTAH diminta meningkatkan kewaspadaan menjelang musim hujan. Sebab, potensi bencana alam seperti banjir dan longsor meningkat.

"Kita semua harus waspada, meski bencana sulit diduga," kata Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9).

Politikus PDIP itu mengungkapkan, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir dan longsor mendominasi bencana alam sepanjang Januari-September 2020. Penanganan bencana itu dinilai semakin berat karena terjadi di tengah pandemi covid-19.

Baca juga: Ilmuwan Waspadai Bahaya Kondisi Laut yang Stabil

Masing-masing pihak diminta menjalankan fungsi masing-masing mengantisipasi atau menangani bencana tahun ini. Selain pemerintah, DPR tengah berupaya melalui fungsinya dengan merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

"Pembaruan terkait regulasi penanggulangan bencana dari undang-undang sebelumnya yang dinilai belum mengatur lebih rinci penanganan bencana, terutama dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini," ungkap dia.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019 itu menyebutkan, setidaknya ada beberapa fokus revisi yang dilakukan. Di antaranya, batas minimum anggaran kebencanaan, penambahan unsur profesional dalam penanggulangan bencana, sanksi pidana.

"Serta partisipasi masyarakat saat prabencana, darurat bencana, maupun pascabencana," sebut dia.

Dia menyampaikan, DPR bakal menyerap aspirasi pihak terkait dalam pembahasan revisi UU Penanggulangan Bencana. Diharapkan, upaya ini menguatkan penanggulangan bencana di Indonesia.

Selain itu, menyampaikan dukacita atas terjadinya tanah longsor di empat titik di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Belasan warga tewas akibat bencana yang terjadi pada 28 September 2020 itu.

"Saya dan keluarga besar DPR turut berduka cita atas bencana ini," ujar Puan. (OL-1)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Menjaga Kondisi Psikis Penderita Kanker Payudara

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 12:55 WIB
Agar dapat memulihkan kondisi psikis penderita kanker dibutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dan konseling dari...
MI/Andri Widiyanto

Hari Dokter Indonesia, MKKI Minta Dokter untuk Tetap Tangguh

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:55 WIB
Seluruh sejawat dokter di Indonesia diminta tetap teguh memegang azas kemaslahatan bagi seluruh masyarakat dan azas kesejawatan...
ANTARA/Maulana Surya

Peran Ayah Penting untuk Pencegahan Stunting

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:50 WIB
Stunting juga harusnya menjadi tanggung jawab kaum laki-laki, keluarga, hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya