Selasa 29 September 2020, 08:30 WIB

Sosialisasi Karhutla Kepada Petani Terus Digalakkan

Denny Susanto | Nusantara
Sosialisasi Karhutla Kepada Petani Terus Digalakkan

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Petugas BPBD Kalimantan Selatan berupaya memadamkan api yang membakar semak belukar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (18/9/2020).

 

SAAT musim kemarau seperti sekarang ini sebagian besar petani di Kalimantan Selatan masih melakukan pembersihan lahan pertanian dengan cara membakar. Ratusan hektar lahan pertanian di Kalsel terbakar. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalsel, Syamsir Rahman, Selasa (29/9) mengatakan aktivitas pembersihan lahan
pertanian dengan cara membakar masih marak terjadi di Kalsel. 

"Saat kemarau seperti ini para membersihkan lahan pertanian terutama di kawasan rawa kering dan ladang dengan cara membakar," ungkapnya.

Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dinas pertanian bersama instansi terkait Satgas Karhutla Kalsel terus melakukan sosialisasi tentang ancaman karhutla kepada para petani di 13 kabupaten/kota di Kalsel. Sejauh ini tercatat sudah lebih dari 250 hektar lahan (sebagian besar lahan pertanian) terbakar.

Kebakaran paling marak terjadi di kawasan perbukitan dan kaki pegunungan Meratus akibat adanya kegiatan perladangan. 

"Tahun ini karhutla masih terkendali karena kondisi kemarau basah, hujan masih turun di beberapa wilayah," ujarnya.

Hal serupa juga dikemukakan Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, Bambang Marwanto. Meski mengalami kondisi kemarau basah dimana hujan masih turun di beberapa wilayah namun kebakaran hutan dan lahan terus terjadi di Kalsel. 

"Jika dibandingkan tahun lalu Karhutla di Kalsel lebih sedikit dan terkendali. Sejauh ini luas kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalsel seluas lebih kurang 350 hektar," tuturnya. 

baca juga: Belajar Ketahanan Pangan Dari Po Teumerehom Teungku Di Kandang

BPBD Kalsel mencatat sepanjang kemarau 2019, lebih dari 2.500 hektar lahan gambut di Kalsel terbakar. Sedangkan luas karhutla mencapai hampir 7.000 hektar yang terbesar adalah areal lahan pertanian akibat adanya kegiatan pembersihan dan persiapan musim tanam oleh petani maupun korporasi. Sedangkan berdasarkan data Kementerian LHK, luas kebakaran hutan dan lahan di Kalsel pada 2019 mencapai 137.848 hektar. Meski demikian Tim Satgas Karhutla baik darat maupun udara (water boombing) terus berupaya mengatasi kebakaran dengan menggalakkan kegiatan patroli dan aksi pemadaman kebakaran. (OL-3)
 

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha

Penutupan Pasar Pasar Harjodaksino Diperpanjang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 05:00 WIB
Pemkot Surakarta berencana mengadakan tes usap massal yang diikuti oleh para...
Medcom.id

Brigade Banjir Jaga Persawahan dari Terjangan Bah

👤Iam/Fer/X-3 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:41 WIB
Badai La Nina dengan curah hujan tinggi bisa berdampak terhadap sektor pertanian, perikanan, perhubungan, dan lingkungan hidup. Sebagai...
Ist -- MI/RAMDANI

Kulon Progo Bakal Bangun Jalan Lingkar Beranggaran Rp4 Miliar

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:30 WIB
Panjang ruas jalan Simpang Kasatrian-Jalan Nasional Yogyakarta-Wates 950 meter, namun kondisi rusaknya 650...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya