Selasa 29 September 2020, 06:55 WIB

AS - Eropa Bersatu Hadapi Tiongkok

(Van/AFP/France24/I-1) | Internasional
AS - Eropa Bersatu Hadapi Tiongkok

Istimewa
Presiden Perancis Emmanuel Macron (kiri), Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan)

 

EROPA dan Amerika Serikat (AS) perlu menghadapi ‘Perang Dingin baru dengan Tiongkok’ bersama-sama, terlepas dari siapa yang memenangi
Gedung Putih pada November. Hal itu diungkapkan koordinator hubungan pemerintah Jerman dengan AS dan Kanada, Peter Beyer.

Dengan hanya tersisa 5 minggu sebelum pemilihan AS, dia berkeras bahwa ada lebih banyak persamaan kepentingan daripada perbedaan.

“Eropa harus berdiri bahu-membahu dengan AS untuk menghadapi tantangan besar Tiongkok,” katanya.

“Perang Dingin baru antara Amerika Serikat dan Tiongkok telah dimulai dan akan membentuk abad ini.” Beyer mengakui bahwa selama 4
tahun belakangan memang sering terjadi perselisihan antara Donald Trump dan Angela Merkel mengenai masalah-masalah termasuk Iran, perdagangan,
NATO, dan iklim.

Namun, hubungan Eropa dan AS harus tetap diutamakan dan bukan rahasia lagi bahwa Jerman akan lebih mudah bekerja dengan Joe Biden.

“Saya orang terakhir yang begitu naif mengatakan ‘Jika Biden menang, semuanya akan menjadi super, ini awal dari masa keemasan’,” ujarnya.

“Masalah kontroversial tidak akan hilang dalam semalam, tetapi dengan Biden persahabatan trans-Atlantik akan menjadi lebih masuk akal, dapat
dihitung dan dapat diandalkan lagi.”


Tidak akan lebih baik


Di Tiongkok dan Iran, lanjutnya, orang Amerika dan Eropa memiliki kepentingan yang sama dan terkadang identik. Akan tetapi, hal itu sulit
diperjuangkan secara bersama-sama dalam berbagai masalah, termasuk dukungan untuk Organisasi Kesehatan Dunia di tengah pandemi virus
korona, cara untuk mengendalikan ambisi nuklir Iran dan mengatasi perubahan iklim.

“Itulah mengapa saya frustrasi karena kami tidak dapat menemukan penyebut yang sama saat ini,” tambahnya.

Namun, dia berkeras bahwa meskipun taruhannya tinggi, terpilihnya kembali Trump tidak akan membawa guncangan dengan Barat. Itu lantaran
alasan kerja sama erat yang bertahan lama dengan anggota Kongres dan banyak negara bagian AS. (Van/AFP/France24/I-1)

Baca Juga

AP Photo/Thibault Camus

Menlu Iran Balas Ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 04:30 WIB
Pernyataan tersebut menjadi petunjuk yang jelas terhadap ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap kritis terhadap...
AFP

Oposisi Minta PM Prayut Mundur

👤MI 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:50 WIB
PARTAI oposisi terbesar di Thailand menyerukan agar Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha mengundurkan...
AFP

Gencatan Senjata Karabakh Gagal

👤MI 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:30 WIB
UPAYA ketiga untuk menghentikan pertempuran selama berminggu-minggu di Nagorno Karabakh telah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya