Selasa 29 September 2020, 07:11 WIB

Turki Siapkan Dakwaan atas Enam Tersangka Pembunuhan Khashoggi

mediaindonesia.com | Internasional
Turki Siapkan Dakwaan atas Enam Tersangka Pembunuhan Khashoggi

AFP/Mohammed Al-Shaikh
.

 

KEJAKSAAN Turki telah menyiapkan dakwaan kedua terkait pembunuhan Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang tewas pada 2018 di Istanbul. Kejaksaan menetapkan enam lagi warga negara Saudi sebagai tersangka.

Menurut stasiun penyiaran CNN Turk dan media lain, Senin (29/9), dakwaan terhadap enam tersangka, termasuk dua pegawai konsulat dan empat warga negara Saudi lain, telah disampaikan ke pengadilan guna digabungkan dengan kasus utama. Dua dari para tersangka, yaitu seorang wakil konsul dan seorang atase, menghadapi hukuman penjara seumur hidup atas pembunuhan berencana dengan niat mengerikan.
 
Empat orang lain, menurut CNN Turk, sudah tiba di Istanbul pada 10-11 Oktober 2018 atau lebih dari seminggu setelah pembunuhan itu. Mereka dituduh menghancurkan, menyembunyikan, atau merusak bukti.
 
Pelaku tindakan tersebut terancam mendapat hukuman hingga lima tahun penjara. Kantor kejaksaan Istanbul belum memberikan tanggapan atas laporan media tersebut.
 
Pengadilan Saudi pada September memenjarakan delapan orang, antara tujuh dan 20 tahun, atas pembunuhan Khashoggi. Hukuman Saudi itu dijatuhkan empat bulan setelah keluarga Khashoggi memaafkan para pembunuhnya serta sebelumnya menyingkirkan kemungkinan hukuman mati bagi para pelaku.
 
Khashoggi, sosok pengkritik Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir kali terlihat di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Ia mendatangi konsulat untuk mendapatkan dokumen pernikahannya yang akan datang.
 
Jenazah Khashoggi belum ditemukan. Para pejabat Turki yakin bahwa jasadnya sudah dipotong-potong dan dibawa keluar dari gedung itu. Dua puluh warga negara Saudi sudah diadili di pengadilan Istanbul atas pembunuhan wartawan tersebut. (Ant/OL-14)

Baca Juga

AP Photo/Thibault Camus

Menlu Iran Balas Ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 04:30 WIB
Pernyataan tersebut menjadi petunjuk yang jelas terhadap ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap kritis terhadap...
AFP

Oposisi Minta PM Prayut Mundur

👤MI 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:50 WIB
PARTAI oposisi terbesar di Thailand menyerukan agar Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha mengundurkan...
AFP

Gencatan Senjata Karabakh Gagal

👤MI 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 03:30 WIB
UPAYA ketiga untuk menghentikan pertempuran selama berminggu-minggu di Nagorno Karabakh telah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya