Selasa 29 September 2020, 04:45 WIB

Trump Dilaporkan tidak Bayar Pajak Penghasilan

(Van/Hym/AFP/I-1) | Internasional
Trump Dilaporkan tidak Bayar Pajak Penghasilan

(Photo by MANDEL NGAN / AFP)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump melaporkan hanya membayar US$750 pajak federal pada 2016, tahun ketika dia memenangi pemilihan
pertamanya. Hal itu diungkapkan The New York Times pada Minggu (27/9), mengutip data pajak yang diperpanjang dari 20 tahun.

Selain itu, Trump hanya membayar US$750 pada tahun pertama di Gedung Putih. Dia juga tidak membayar pajak sekali dalam 10 dari 15 tahun
sebelumnya. Dia melaporkan kehilangan lebih banyak uang yang dia hasilkan.

‘The New York Times menyampaikan bahwa data pajak yang telah dilihatnya menunjukan perincian lengkap. Hal itu juga menjadi temuan penting.

“(Data) memberikan peta jalan pengungkapan, dari penghapusan biaya pembela kriminal dan sebuah rumah besar yang digunakan sebagai tempat
peristirahatan keluarga hingga penghitungan penuh jutaan dolar. Yang diterima Presiden dari kontes Miss Universe 2013 di Moskow’, tulis NYT.

“(Catatan itu) mengungkapkan kehampaan, tetapi juga keajaiban, di balik citra miliar der buatan sendiri,” tambahnya.

Trump menyatakan laporan itu sebagai berita yang benar benar palsu. Alan Garten, seorang pengacara untuk Trump Organization, mengungkapkan
kepada surat kabar itu bahwa kliennya taat pajak.

“Selama dekade terakhir, Presiden Trump telah membayar puluhan juta pajak pribadi kepada pemerintah federal, termasuk membayar jutaan
dolar dalam bentuk pajak pribadi sejak pencalonannya di 2015,” kata Alan.

Sementara itu, pada Minggu (27/9) Trump menuntut agar penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjalani tes narkoba untuk debat pertama
mereka.

Trump, yang tertinggal dalam jajak pendapat, mengejek Biden dengan salvo segar dan menyangsikan ketajaman mental lawannya. Trump menghadapi
kemungkinan menjadi presiden ketiga dalam 40 tahun terakhir yang kalah dalam pemilihan untuk masa jabatan kedua.

“Saya sangat menuntut tes narkoba terhadap Sleepy Joe Biden sebelum, atau setelah, debat pada Selasa (29/9) malam,” ujarnya di Twitter. Trump pun
mengatakan dia juga akan melakukannya.

“Kinerja debatnya sejauh ini mencatat rekor yang ganjil. Hanya obat-obatan yang dapat menyebabkan perbedaan ini,” imbuh Trump.

Pada Sabtu, Biden mengatakan dia memprediksi ‘serangan personal dan kebohongan’ dari Trump, dan menyamakannya dengan kepala propaganda
Nazi Joseph Goebbels. (Van/Hym/AFP/I-1)

Baca Juga

OZAN KOSE / AFP

Gempa Turki Tewaskan 6 Orang dan 202 Terluka

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 05:15 WIB
Laporan Kepresidenan Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat Turki melaporkan enam orang tewas dan 202 terluka akibat gempa kuat mengguncang...
AFP/IHLAS NEWS AGENCY

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Yunani dan Turki

👤AFP/Wan/bbc.com/X-7 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 03:07 WIB
Setidaknya ada 20 bangunan runtuh di Kota Izmir, 6 tewas, dan lebih dari 200 luka-luka. Video di media sosial menjadi viral yang...
AFP

Indonesia Mengutuk Penistaan Islam

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 00:00 WIB
PEMERINTAH Indonesia memprotes isi pidato yang disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron awal bulan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya