Selasa 29 September 2020, 05:45 WIB

Kasus Covid-19 di India Lampaui 6 juta

(Nur/Van/AFP/CNA/Bernama/I-1) | Internasional
Kasus Covid-19 di India Lampaui 6 juta

(Photo by TAUSEEF MUSTAFA / AFP)
Orang-orang menunggu dalam antrian untuk mengambil Tes Antigen Cepat (RAT) untuk virus corona Covid-19, di Srinagar pada 28 September 2020.

 

INDIA, pada Senin (28/9), melaporkan jumlah kasus virus korona baru atau covid-19 di negara itu telah melampaui 6 juta. Menurut data Kementerian
Kesehatan, India memiliki 6,1 juta kasus infeksi. Negara itu juga mencatat hampir 100.000 kematian akibat infeksi covid-19.

Dikutip dari AFP, di India terjadi 80.000 hingga 90.000 infeksi baru setiap hari sejak negara tersebut mulai melaporkan kenaikan harian tertinggi
di dunia pada akhir Agustus.

Pada Minggu, Perdana Menteri Narendra Modi meminta orang-orang untuk tetap mengenakan penutup wajah ketika mereka keluar rumah.

“Aturan tersebut adalah senjata dalam perang melawan korona. Aturan itu adalah alat yang ampuh untuk menyelamatkan nyawa setiap warga
negara,” kata Modi.

Beberapa penduduk setempat yang berbicara kepada AFP di Delhi mengatakan, meski mereka tetap berhati-hati, ketakutan tentang pandemi
telah berkurang sejak awal tahun ini.

“Saya keluar rumah sepanjang hari karena pekerjaan saya. Saya tidak keluar rumah untuk hal lain,” kata Umang Chutani, 23, pegawai toko obat.

“Masa depan tidak pasti, tetapi seseorang hanya bisa berhati-hati dan mengikuti semua protokol kesehatan,” lanjutnya.

Pada Minggu pukul 22.30 GMT (Senin pagi, pukul 05.30 WIB) penyakit itu telah merenggut 1.000.009 korban dari 33.018.877 infeksi yang tercatat,
menurut penghitungan AFP menggunakan sumber resmi.

AS memiliki jumlah kematian tertinggi dengan lebih dari 200.000 kematian, diikuti Brasil, India, Meksiko, dan Inggris.

Bagi pengemudi truk Italia, Carlo Chiodi, sosok-sosok itu termasuk kedua orangtuanya, yang katanya hilang dalam beberapa hari satu sama lain.

“Yang sulit saya terima ialah saya melihat ayah saya berjalan keluar rumah, masuk ke ambulans, dan yang bisa saya katakan kepadanya hanyalah ‘Selamat
tinggal’,” kata Chiodi, 50.

“Saya menyesal tidak mengatakan ‘Saya mencintaimu’ dan saya menyesal tidak memeluknya. Itu masih menyakitkan bagi saya,” katanya kepada
AFP.

Brasil pada Minggu (27/9) melaporkan 335 kematian akibat covid-19 dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut, lapor kantor berita Xinhua, menjadikan jumlah
kematian di negara tersebut sebanyak 141.741.

Menurut Kementerian Kesehatan, pengujian covid-19 pada periode yang sama mendeteksi 14.318 kasus baru sehingga total kasus infeksi menjadi
4.732.309.

Korea Selatan pada Senin (28/9) melaporkan 50 kasus infeksi virus korona baru, dengan 40 kasus di dalam negeri dan 10 impor, menurut Badan
Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA). (Nur/Van/AFP/CNA/Bernama/I-1)

Baca Juga

AFP/Miguel Medina

Penyerangan Dekat Kedubes Israel di Paris, Warga Inggris Ditangkap

👤Wisnu AS 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 13:42 WIB
Diketahui, dua mobil melaju ke arah sejumlah polisi militer pada Senin (19/10) di depan Kedutaan Besar...
AFP/Sam Yeh

AS Setujui Penjualan Senjata Canggih ke Taiwan

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 11:55 WIB
Gedung Putih bergerak maju dengan lima penjualan terpisah peralatan militer canggih ke Taiwan dengan nilai total sekitar US$5...
AFP/Paul ELLIS

Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Meninggal di Brasil

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 11:34 WIB
Laporan media mengatakan relawan itu adalah seorang dokter berusia 28 tahun yang bekerja di garis depan pandemi. Dia meninggal karena...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya