Selasa 29 September 2020, 06:10 WIB

Kasus Covid-19 di Klaten Masih Fluktuatif

Djoko Sardjono | Nusantara
Kasus Covid-19 di Klaten Masih Fluktuatif

Mi/Djoko Sardjono
Dua orang mengenakan masker beraktivitas di Alun-Alun Klaten

 

KASUS Covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, masih fluktuatif. Kali ini, terdapat 24 pasien positif yang dinyatakan sembuh. Namun, ada penambahan 11 orang terkonfirmasi positif virus korona.

"Alhamdulillah, hari ini, ada 24 pasien sembuh. Tetapi, juga ada penambahan 11 pasien terkonfirmasi positif," kata Juru Bicara Gugus Tugas (Gusgas PP) Covid-19 Cahyono Widodo, Senin (28/9).

Sementara itu, jumlah akumulatif pasien positif di Klaten kini sebanyak 635 orang. Sebanyak 526 sembuh, 88 menjalani perawatan di rumah sakit/isolasi, dan 21 orang meninggal dunia.

Baca juga: Lima Wilayah di Jawa Barat Ini Masuk Zona Merah

Menurut Cahyono, 24 pasien covid-19 yang sembuh itu adalah warga Kecamatan Juwiring, Klaten Selatan, Ngawen, Delanggu, Prambanan, Trucuk, Ceper, Tulung, Klaten Utara, Jogonalan, Wedi, dan Kalikotes.

Sebelumnya, sebanyak lima pasien positif yang dinyatakan sembuh dirawat di rumah sakit, dan 19 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan ketat dari tim medis di Klaten.

"Meski sudah dinyatakan sembuh, mereka tetap dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri tambahan di rumah masing-masing minimal selama tujuh hari," kata Cahyono.

Kemudian, dari penambahan 11 pasien positif, sebanyak 10 orang kontak erat kasus terkonfirmasi covid-19, dan satu pasien lainnya dimungkinkan terpapar virus korona saat di luar daerah.

Seluruh pasien positif baru yang merupakan warga asal Kecamatan Jogonalan, Delanggu, Klaten Selatan, dan Wonosari itu, kini menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis.

"Saat ini, Klaten masih zona orange. Nah, untuk memutus mata rantai persebaran covid-19, masyarakat harus disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku," pungkas Cahyono. (OL-1)

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Realitas Politik Kalahkan Idealisme Demokrasi

👤Widjajadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:20 WIB
Demokrasi menjadi tidak sehat ketika muncul hegemoni suatu partai. Inilah realitas politik dalam pilkada...
ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Kotak Kosong, Antara Makassar dan Soppeng-Gowa

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:15 WIB
Pasangan calon pilkada Kabupaten Soppeng dan Gowa, Sulawesi Selatan, bermodal kuat dengan menyapu bersih dukungan seluruh partai pemilik...
DOK MI

Survei: Danny Pomanto-Fatmati Rusdi Unggul di Pilkada Makassar

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:50 WIB
Dari hasil survei, masih ada 49 persen pemilih di Pilkada Kota Makassar Sulawesi Selatan yang bisa saja mengubah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya