Selasa 29 September 2020, 05:56 WIB

Perang Lembaga Survey di Pilkada Tanah Bumbu

Denny Susanto | Nusantara
Perang Lembaga Survey di Pilkada Tanah Bumbu

Ilustrasi
Pilkada

 

JELANG pelaksanaan Pilkada serentak yang semakin dekat, masing-masing pasangan calon mengklaim unggul berdasarkan hasil lembaga survey. Seolah terjadi perang lembaga survey di Pilkada Kalimantan Selatan. Klaim unggul dengan elektabilitas tinggi dimunculkan para pasangan calon. Salah satunya terjadi di Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu. Kalsel Research Center merilis hasil survey elektabiltas terhadap 3 pasang kandidat yang akan berlaga di Pilkada Tanah Bumbu. Hasilnya duet Syafruddin-Alpiya (SHM-MAR) meraup 1.101 suara (85,8%) dari 1.283 suara yang masuk, disusul pasangan Zairullah-M Rusli dengan 139 suara (10,9%) dan pasangan Mila Karmila-Zainal Arifin dengan 43 suara (3,4%).

"Hasil polling tersebut merupakan cerminan dari keinginan masyarakat Tanah Bumbu terhadap pemimpin yang mereka harapkan dapat menghadirkan kesejahteraan. Pasangan SHM-MAR dinilai paling kuat sampai akar rumput karena rekam jejak yang baik. Syafruddin yang merupakan Mantan Anggota DPR RI, dan Alpiya adalah Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu," ujar Direktur Kalsel Research Center, Anwar Chalid, Senin (28/9). 

Syafruddin H Maming atau akrab dipanggil Cuncung ini merupakan kakak dari Mardani H Maming, mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode yang dianggap cukup sukses membangun daerah. Bukti keberhasilan ini menjadi salah satu faktor tingginya elektabilitas SHM-MAR. 

baca juga: Keselamatan Lebih Utama ketimbang Kemenangan

Sementara hasil survey Charta Politika periode September 2020 menyebutkan, elektabilitas pasangan Zairullah-Rusli (ZR) sebesar 42,9 persen. Unggul dari dua pasangan lainnya, elektabilitas SHM-MAR sebesar 22,5 persen. Kemudian Mila Karmila-Zainal Arifin hanya 5,6 persen. Responden tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 29 persen.
Keunggulan pasangan ZR ini, dikuatkan Lembaga Survei Indikator. Berdasarkan survei lembaga ini, pasangan ZR meraih suara 59,8 persen. Berikutnya SHM-MAR 20,1 persen dan Mila Karmila-Zainal Arifin 1,5 persen. Sedangkan responden tidak tahu atau tidak menjawab 18,5 persen. (OL-3)

Baca Juga

ANTARA/Raisan Al Farisi

KLHK Gugat Empat Perusahaan di Cimahi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:10 WIB
Pada tahun ini, sudah ada dua perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan hasil putusan pengadilan yang dimenangkan...
MI/Cikwan Suwandi

Dituding Sebarkan Hoax, Ketua PCNU Karawang Dilaporkan ke Polisi

👤Cikwan Suwandi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:55 WIB
PARTAI Koalisi pengusung Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh melaporkan Ketua PC NU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasby atas tudingan...
MI/Wibowo Sangkala

DLH Serang Temukan Banyak Kejanggalan di Jeti MCA

👤Wibowo Sangkala 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:30 WIB
DINAS Lingkunhan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Banten melakukan inspeksi mendadak ke Jeti Moga Cemerlang Abadi (MCA) Bojonegara, Kabupaten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya