Senin 28 September 2020, 17:45 WIB

BPJS Kesehatan Memenangkan Gugatan Rp1 Miliar.

Cikwan Suwandi | Nusantara
BPJS Kesehatan Memenangkan Gugatan Rp1 Miliar.

MI/Cikwan Suwandi
Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Rohayatie saat memberikan ketarangan pers di PN Karawang, Senin (28/9)

 

JAKSA Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Karawang selaku kuasa BPJS Kesehatan Karawang berhasil memenangkan upaya gugatan Rp1 miliar. Sidang perdata yang dimulai sejak Maret 2020 tersebut memakan waktu hingga 17 kali persidangan.

Sebelumnya dengan nomor perkara 22/Pdt.G/2020/PNKwg, BPJS Kesehatan Cabang Karawang digugat oleh seorang warga Ropik.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Rohayatie mengatakan saat itu Ropik membawa anaknya ke rumah sakit untuk berobat. Dia menggunakan kartu BPJS Kesehatannya, namun tidak bisa digunakan.

"Ternyata yang bersangkutan tidak lagi bekerja disalah satu PT di Kabupaten Karawang," ungkap Rohyatie yang didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Romdhani Yuliasari kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Setelah kartu BPJS Kesehatannya dapat digunakan, Ropik kemudian menggugat BPJS Kesehatan senilai Rp1 miliar.

"Sidang ke-17 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 September 2020 pada pukul 10.00 WIB. Adapun sidang tersebut dilakukan melalui video conference dikarenakan adanya pandemic Covid-19 dan tes swab di lingkungan Pengadilan Negeri Karawang. Dalam sidang video conference tersebut, ketua Majelis Hakim menyatakan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Karawang sebagai Tergugat III tidak terbukti melakukan Perbuatan Melawan Hukum dengan catatan perbaikan dan melepaskan Tergugat III dari segala tanggung jawab hukum," ungkap Rohayatie.

Dengan begitu, Kejaksaan Negeri Karawang berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp1 miliar.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang, Rizzky Anugerah mengatakan akan melakukan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan.

"Kejadian ini sangat memberikan pelajaran-pelajaran yang penting bagi kita. Ini tentu menjadi bahan untuk kita dalam meningkatkan pelayanan," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: FPKB Ingatkan Alokasi Anggaran Pendidikan Pesantren di APBN 2021

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Tiga Pelaku Pembobolan 16 Minimarket di Brebes Dibekuk

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:25 WIB
KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes Jawa Tengah membekuk tiga pelaku spesialis pembobolan minimarket di sejumlaah lokasi di Kabupaten/Kota di...
Antara

Langgar Prokes, Dua THM di Capital Building Ditutup

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:05 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Mebidang menutup sementara dua tempat hiburan malam (THM) yang berada di Capital Building di Kota Medan karena...
Ilustrasi

Cilacap Diterjang Banjir dan Longsor

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 19 Oktober 2020, 22:16 WIB
Bencana banjir dan longsor menerjang sejumlah desa di Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya