Senin 28 September 2020, 14:57 WIB

DPR Minta Masker Berstandar SNI tak Diubah-ubah

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
DPR Minta Masker Berstandar SNI tak Diubah-ubah

AFP/Philip Fong
Warga Hong Kong mengantre untuk mendapatkan masker

 

ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi, meminta Kementrian Perindustrian (Kemenperin) tidak mengubah-ubah standar masker yang yang sudah ditetapkan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil-Masker dari kain.

"Harus ada pertanggungjawaban dari Kemenperin dan tidak berubah-ubah, sehingga nantinya masker yang dibuat bisa terus bisa dipergunakan," ungkap Baidowi dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (28/9).

Baca juga: Tower 8 Wisma Atlet Capai Tahap Finalisasi Untuk Pasien OTG

Ia menegaskan, jangan sampai ada perubahan SNI sehingga membuat produk masker di pasaran harus ditarik kembali yang akan merugikan pengusaha maupun konsumen.

Selain itu, Baidowi meminta Kemenperin harus memberikan panduan yang memudahkan produsen, khususnya industri kecil menengah agar bisa memproduksinya dengan mudah.

Baidowi menyebut, standarisasi masker memang penting untuk memastikan standar kesehata yang diperjualbelikan di pasaran. Namun di sisi lain pemerintah harus menjamin kemudahan produsen, mengingat produksi masker kain ini banyak dilakukan industri mikro dan kecil bahkan perorangan.

"Sehingga kualitas masker kain diproduksi IKM dan dipasarkan UMKM bisa diterima di pasaran dan konsumen juga bisa mendapatkan jaminan atas kualitas masker kain yang mereka gunakan," jelas Politikus PPP itu.

SNI yang telah dirumuskan itu telah ditetapkan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil - Masker dari kain melalui Keputusan Kepala BSN Nomor No.408/KEP/BSN/9/2020 pada 16 September 2020 lalu. (OL-6)

Baca Juga

MI/ M Irfan

Kunci Persatuan yaitu Hadirkan Rasa Keadilan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 13:36 WIB
Sulit ada persatuan dalam ketimpangan. Persatuan dibangun dalam hadirnya rasa...
ANTARA

Presiden Resmikan TVRI Papua Barat

👤 Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 13:26 WIB
Presiden juga menyampaikan persatuan harus terus diperjuangkan dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta menjaga keutuhan dan...
Istimewa

Agung Laksono Sebut UU Cipta Kerja Tak Ada yang Dirugikan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 11:50 WIB
ANGGOTA Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) H.R. Agung Laksono menilai, UU Cipta Kerja merupakan terobosan hukum yang diperlukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya