Senin 28 September 2020, 08:21 WIB

Tegakkan Sanksi bagi Pelanggar Kampanye

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Tegakkan Sanksi bagi Pelanggar Kampanye

ANTARA/Abriawan Abhe
.

 

KELANGSUNGAN pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah pandemi covid-19 bergantung pada ketaatan semua pihak terhadap protokol kesehatan. Karenanya, penegakan sanksi secara tegas terhadap pelanggar, pencegahan, serta pembubaran kerumunan harus menjadi prioritas.

"Kami meminta aparat penegak hukum, Bawaslu, serta yang berwenang lain untuk menegakkan hukum dan aturan kampanye. Tidak boleh ada pembiaran ketika tahapan yang berlangsung 71 hari ini menimbulkan kerumunan tentu membahayakan kesehatan semua pihak," ungkap anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus, Senin (28/9).

Menurut dia, ketaatan terhadap protokol kesehatan seharusnya tidak hanya dilakukan oleh masyarakat yang menggelar pilkada. Seluruh lapisan masyarakat mesti menjaga diri dari penularan covid-19, terlebih di daerah yang menggelar pesta demokrasi.

Supaya hajatan di 270 daerah berlangsung tanpa kekhawatiran atas covid-19, pasangan calon, partai pengusung, hingga konstituen mesti saling mengingatkan untuk melakukan 3 M: menjaga jarak, masker, dan mencuci tangan. "Saling mengingatkan juga, tidak boleh ada kerumunan, dan yang menimbulkan penyebaran covid-19," katanya.

Pemerintah, DPR, dan penyelenggara pilkada sudah menyepakati aturan main kampanye berikut sanksi. "Setiap pelanggar siapapun itu mesti ditindak tegas supaya ada efek jera. Keselamatan dan kesehatan masyarakat lebih utama dan kita berharap pilkada berlangsung tanpa melahirkan klaster baru covid-19," tutupnya. (Cah/OL-14)

Baca Juga

MI/Susanto

Siti Fadillah Bebas, KPK : Semoga Jadi Pelajaran Pejabat Lain

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 18:18 WIB
Ia mengatakan, kasus Siti Fadillah Supari harus menjadi perhatian dan pelajaran pejabat negara yang masih aktif dan berwenang menggunakan...
Antara/Abriawan Abhe

Mahfud MD: Protes Penyataan Presiden Macron Harus Tertib

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:08 WIB
"Pemerintah menyerukan bahwa setiap upaya mengekspresikan atau menyatakan pendapat terkait dengan apa yang dinyatakan oleh Presiden...
Antara

Megawati Cuek Dicibir soal Milenial Rendah Kontribusi

👤 Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:05 WIB
KETUA Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menanggapi dengan santai soal kontroversi dari ucapannya mengenai kontribusi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya