Minggu 27 September 2020, 14:20 WIB

Jawa Barat Fokus Gaet Wisnu Gairahkan Pariwisata

Bayu Anggoro | Nusantara
Jawa Barat Fokus Gaet Wisnu Gairahkan Pariwisata

Antara
Destinasi alam menjadi unggulan pariwisata Jawa Barat.

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat fokus menarik kunjungan wisatawan nusantara (Wisnu) pada pandemi Covid-19 saat ini.  Kehadiran para pelancong lokal diyakini mampu membangkitkan sektor pariwisata yang kondisinya masih terpuruk.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, pandemi korona berdampak terhadap berkurangnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung. Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada Agustus kemarin, wisatawan yang masuk ke provinsi tersebut selama tahun ini anjlok hampir 100%.

Meski begitu, Dedi meyakini sektor pariwisata di wilayahnya akan kembali bangkit. Salah satunya dengan menyasar kunjungan wisatawan domestik.

"Kami bersama para pelaku industri pariwisata sudah menyusun SOP yang diterapkan di lokasi wisata di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini," kata Dedi di Bandung, Minggu (27/9). Dalam penerapan tata cara dan aturan di lokasi wisata itu, Dedi menjelaskan, pihaknya kembali mengingatkan wisatawan akan pentingnya disiplin protokol kesehatan.

"Bagaimana agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan," ujarnya. Selain menyiapkan aturan di lokasi wisata, Dedi pun memastikan pihaknya terus mempromosikan lokasi-lokasi wisata yang ada di daerahnya.

Salah satunya melalui penayangan film bertemakan lokasi wisata Jawa Barat di stasiun televisi nasional. Menurut Dedi, pihaknya sudah menayangkan film televisi berjudul 'Love in Pangandaran' pada akhir pekan ini.

Melalui penayangan itu, dia berharap akan semakin banyak wisatawan domestik yang kembali teringat dengan lokasi wisata di Jawa Barat khususnya Pantai Pangandaran. "Kami terus berupaya mendorong
potensi-potensi wisata di Jawa Barat, apalagi di masa pandemi sekarang. Bagaimana agar wisnus kembali tertarik untuk berwisata di Jawa Barat," katanya.

Produser film Love in Pangandaran, Tuti Turimayanti, menjelaskan, sinematografi karyanya itu mengangkat sejumlah lokasi wisata yang ada di Pangandaran. "Kita mengambil sejumlah lokasi seperti Batu Karas, Grand canyon, dan Pantai Pangandaran," katanya. (OL-13)

Baca Juga: KPK Miskin Prestasi, ICW : Alasan Utama Pegawai Mundur

Baca Juga

Dok LOPO BELAJAR ANAK TIMOR

Anak-Anak di Pinggiran Kota Kupang Jalani Pemeriksaan Kesehatan

👤Palce Amalo 🕔Minggu 01 November 2020, 07:54 WIB
Kegiatan tersebut diikuti 25 anak dari Taman Baca Malile di kelurahan setempat dan digelar secara rutin sebagai upaya untuk mendeteksi...
MI/Djoko Sardjono

Libur Panjang, Kasus Positif Covid-19 di Klaten Meningkat

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 01 November 2020, 06:36 WIB
"Hari ini, Sabtu (31/10), ada penambahan sebanyak 32 orang terkonfirmasi positif, satu di antaranya meninggal...
 ANTARA FOTO/Pradanna Putra Tampi/Mnk/aww.

Tersisa 341 Pasien di RSKI Pulau Galang

👤 (Faj/Ant/J-2) 🕔Minggu 01 November 2020, 05:40 WIB
JUMLAH pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya