Minggu 27 September 2020, 13:35 WIB

Dokter Curhat ke Jokowi atas Berkurangnya Tenaga Medis Covid

Andhika prasetyo | Humaniora
Dokter Curhat ke Jokowi atas Berkurangnya Tenaga Medis Covid

Antara
RSPI Sulianti Saroso

 

DOKTER Spesialis Paru di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Faisal Rizal Matondang mengungkapkan, saat ini, di tempat ia bertugas, tengah mengalami kekurangan tenaga medis.

Hal tersebut terjadi karena angka kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak. Sementara, tenaga kesehatan jumlahnya sangat terbatas. "Tenaga medis masih kurang karena pasien makin bertambah," ungkap Faisal.

Bahkan, beberapa dari mereka ada yang tidak boleh bertugas karena ikut terpapar covid-19, termasuk Dokter Faisal.

Ia sudah bersiaga menangani pasien covid-19 sejak pandemi masuk Indonesia. Kontak erat dengan sejumlah penderita membuatnya tertular dan harus menjalani perawatan.

Sekarang, Faisal sudah dinyatakan sembuh dan mulai bertugas kembali di RSPI Sulianti Saroso.

"Hari ini saya pertama masuk setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid-19 jadi saya harus menjalani perawatan segala macam," ucap Faisal.

Seluruh keluh kesah tersebut ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. Faisal berkesempatan untuk berbincang melalui sambungan telepon dengan kepala negara pada Minggu (27/9).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan mengenai kesehariannya saat merawat para pasien.

Faisal mengungkapkan, sebagian besar penderita merasa bosan saat menjalani masa isolasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengakui sering memberikan waktu dan atensi lebih kepada para pasien.

"Saya sempatkan untuk berbincang dan bercanda meski ada keterbatasan karena menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya. Saya juga selalu kasih semangat buat pasien supaya tetap berpikir positif untuk dapat hasil swab negatif," tutur Faisal.

Mendengar kisah tersebut, Presiden Jokowi ikut merasakan bagaimana beratnya perjuangan, dedikasi kerja keras tenaga kesehatan dalam menangani pasien covid-19.

"Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani covid-19 ini," ucal presiden.

Jokowi pun menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan seluruh tenaga media di Indonesia.

"Saya menyampaikan terima kasih, mengapresiasi yang tinggi, menghargai kerja keras yang tinggi dari para dokter dan tenaga medis yang berjuang," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Klaster Ponpes Dominasi Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Kebumen

Baca Juga

Antara

Jadi Prioritas, Riset Nuklir untuk Diagnosis dan Pengobatan Kanker

👤Aiw/H-2 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:25 WIB
Selama ini, Indonesia mengimpor lebih dari 90% produk radioisotop dan...
Ist

40 Mahasiswa Raih Penuh Program Beasiswa 8 Miliar Algoritma 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:16 WIB
Program beasiswa pada tahun ini diberikan kepada 40 penerima beasiswa penuh serta 120 penerima beasiswa parsial yang memiliki background...
MI

Program Stunting Terancam Minim Hasil karena Ego Sektoral

👤Emir Chaerullah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
ANGGARAN program pencegahan stunting Rp27,5 triliun yang tersebar di 23 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terancam minim hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya