Minggu 27 September 2020, 11:29 WIB

Belum Ditetapkan Sebagai Paslon, Kelana-Astutik Tetap Kampanye

Heri Susetyo | Nusantara
Belum Ditetapkan Sebagai Paslon, Kelana-Astutik Tetap Kampanye

MI/Heri Susetyo
Astutik saat menghadiri pemantapan strategi pemenangan dan bimbingan teknis (bimtek) di Waru, Sidoarjo, Sabtu (26/9/2020)

 

BAKAL pasangan calon (paslon) Kelana Aprilianto-Dwi Astutik harus tancap gas di masa kampanye meskipun belum ditetapkan sebagai paslon Pilkada Sidoarjo oleh KPU.
Seperti dua paslon lainnya yang sudah ditetapkan KPU, bakal paslon Kelana-Dwi Astutik harus pandai memanfaatkan masa kampanye yang terbilang pendek. Karena kampanye pilkada serentak 2020 tidak sampai tiga bulan. Belum lagi pilkada tahun ini diwarnai pandemi covid-19 yang membuat segala gerak paslon menjadi terbatas.
Dimulai 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang. Dilanjut masa tenang pada 6-8 Desember, dan pemungutan suara 9 Desember. Berbeda dengan masa kampanye pilkada serentak 2015 sebanyak 101 hari, dimulai sejak 27 Agustus sampai 5 Desember.

"Kita harus merebut, karena waktunya memang hanya dua bulan lebih. Enggak sampai tiga bulan kampanye kita," kata Astutik usai menghadiri pemantapan strategi pemenangan dan bimbingan teknis (bimtek) di Waru, Sidoarjo, Sabtu (26/9).

Kegiatan bimtek itu sendiri memang disiapkan untuk strategi pemenangan Kelana-Dwi Astutik. Sebab bakal paslon ini sudah membentuk koordinator pemenangan di tingkat korkab (koordinator kabupaten), kordapil (dapil), korcam (kecamatan), dan sedang disiapkan kordes (desa) dan kor-TPS.

"Saya yakin KPU dan Bawaslu sangat paham  kondisi ini, karena kita ada kondisi covid-19 ya. Kampanye besar enggak boleh, ada aturan main, makanya kita akan siapkan pasukan yang tidak berkerumun dan keterbatasan ini menjadikan tantangan," kata Dwi Astutik.

baca juga: Bawaslu Akan Panggil Timses Paslon Pilkada Kepri

Menurutnya, ini adalah strategi awal yang disiapkan untuk membangun komitmen bersama demi satu tujuan yakni pemenangan Kelana-Dwi Astutik. Saat ini ada 64 orang koordinator pemenangan dari 18 kecamatan, 6 dapil dan korcam, korkab dan kordapil. Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik, Masnuh menambahkan, acara ini diikuti kelompok ibu-ibu, bapak-bapak, dan kalangan muda. Menurut Masnuh, seluruh elemen sudah diajak bergabung dan tinggal mematangkan langkah pemenangan. Dia juga akan merajut kembali semua pihak yang turut memenangkan Khofifah-Emil Dardak pada pemilihan gubernur-wakil gubernur Jatim 2018 lalu serta elemen lain yang belum bergabung.

"Sudah 60 persen berjalan, tinggal pemantapan untuk memenangkan pasangan kita," kata Masnuh. (OL-3)


 

Baca Juga

MI

Mala Tiada Henti di Sigi

👤M. Taufan SP Bustan 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 01:25 WIB
POTENSI bencana alam di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, bisa dikatakan...
ANTARA

Dukung Relokasi Berharap Hidup Tenang

👤MI 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 01:05 WIB
“SUDAH kemari air. Pa lari, lari, lari Pa,” teriak Nur Baeti, memecah sore di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten...
123RF

Tanah Sunda yang Selalu Terkepung Bencana

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 00:40 WIB
MOCHAMMAD Irfan Sofyan tidak pernah bermaksud melebih-lebihkan kondisi tragis daerahnya, Kabupaten Cianjur, Jawa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya