Sabtu 26 September 2020, 21:45 WIB

Petani Tapin Faham Resi Gudang setelah Pelatihan PLEK

Denny Susanto | Nusantara
Petani Tapin Faham Resi Gudang setelah Pelatihan PLEK

Istimewa
Pendamping IPDMIP membantu ketua kelompok tani (Poktan) beserta istrinya mengisi formulir ke perbankan

 

PELATIHAN Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) oleh IPDMIP membuka wawasan petani Kabupaten Tapin di Provinsi Kalimantan Selatan pada dukungan perbankan bagi petani, khususnya Program Resi Gudang dari Bank Kalsel.

Selama ini Program Resi Gudang belum dimanfaatkan maksimal oleh oleh petani Tapin, akibatnya penyaluran kredit petani yang disiapkan Bank Kalsel masih tersendat, lantaran belum memahami prosedur dan manfaatnya.

Testimoni Mohamad Arifin, Ketua Poktan Raya Balanti di Kecamatan Binuang, Tapin mengurai ketertarikannya pada layanan perbankan dari Bank Kalsel, utamanya resi gudang yang bermanfaat bagi petani menghadapi masa paceklik. Juga menangkal praktik ijon di awal musim tanam dan ulah tengkulak pada saat panen padi.

"Pendampingan IPDMIP dan paparan dari pihak Bank Kalsel membuat kami faham perbankan. Istilahnya, melek perbankan, karena penjelasan dari Bank Kalsel seperti resi gudang," kata Mohammad Arifin pada hari terakhir kegiatan PLEK IPDMIP, Jumat (25/9).

Mohammad Arifin beserta 10 ketua kelompok petani (Poktan) di Kecamatan Binuang beserta istri masing-masing, total 20 orang, mengikuti PLEK yang digelar oleh Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project [IPDMIP] bersama Kementerian Pertanian RI pada 22 - 25 September 2020.

Program Resi Gudang ditujukan kepada petani untuk menyimpan gabahnya di gudang, agar mendapatkan resi untuk dapat diagunkan kepada perbankan. Resi gudang bertujuan mengoptimalkan penggunaan resi gudang yang didukung Bank Indonesia (BI) salah satu metode perbankan mendukung pengamanan stok pangan.

"Kami menjadi faham perbankan, dengan resi gudang, petani bisa menyimpan hasil panennya di gudang, jaga-jaga kalau harga gabah, biasanya pasca panen," kata Mohammad Arifin.

Sebelumnya diberitakan, pada penghujung September 2020, pemerintah daerah di 19 kabupaten dari 10 provinsi mendukung kegiatan Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) menyasar 380 pasangan suami istri (Pasutri) dari ketua kelompok tani (Poktan) dan penyuluh swadaya.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo memberi perhatian khusus pada IPDMIP. Pasalnya, bertujuan  meningkatkan ketahanan pangan, yang berawal dari kemampuan literasi dan akses keuangan bagi petani.

Sementara edukasi keuangan, Mentan Syahrul menilai PLEK penting bagi Pasutri ketua Poktan dan penyuluh swadaya untuk mengenal akses produk dan layanan keuangan pertanian seperti KUR dan Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP).

"PLEK berupaya mengulas pengelolaan keuangan, kemudian akan diteruskan oleh para ketua Poktan dan penyuluh swadaya kepada petani, dengan cara yang mudah difahami," kata Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9)

Wakil Direktur IPDMIP, I Wayan Ediana mengatakan Kegiatan PLEK memakai video tutorial sebagai bahan ajar serta format laporan keuangan bentuk tercetak. Tenaga pelatih adalah penyuluh atau staf lapangan IPDMIP yang telah mendapat pelatihan.

Saat ini wilayah kerja IPDMIP 2020 meliputi 27 kabupaten di 11 provinsi. Kabupaten Aceh Timur dan Bireun di Provinsi Aceh; Asahan (Sumut); Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung (Sumbar); Empat Lawang, Musi Rawas (Sumsel); Mesuji, Pesawaran (Lampung); Pandeglang, Sukabumi, Garut,  Kuningan (Jabar); Purworejo, Banjarnegara, Banyumas(Jateng); Ngawi, Tuban, Lumajang (Jatim); Kayong Utara, Tapin, Tanah Bumbu (Kalsel); Sidenreng Rappang, Wajo (Sulsel); Bima (NTB) dan Manggarai Barat (NTT). (OL-13)

Baca Juga: Merespon Ocehan KPK, ICW: Tidak Semua yang di Gelanggang Pejuang

Baca Juga

Dok The Learning Farm

Optimisme Petani Cidaun Hingga Sleman di Masa Pandemi  

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:25 WIB
Sektor pertanian memang moncer di saat pandemi, namun dibutuhkan kolaborasi para pemangku kepentingan untuk mengungkit kesejahteraan...
Antara

Ulama : Bisnis Prostitusi Daring di Aceh Meningkat Selama Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:00 WIB
Maraknya dugaan prostitusi daring yang ditawarkan melalui aplikasi media sosial melalui telepon pintar di Aceh, telah menyebabkan keresahan...
MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya