Sabtu 26 September 2020, 21:55 WIB

GGP Catatkan Laporan Bisnis Bekelanjutan Pertama di Lampung

Eva Pardiana | Nusantara
GGP Catatkan Laporan Bisnis Bekelanjutan Pertama di Lampung

MI/Eva Pardiana
CSR & Sustainability Management Expert Maria Dian, Country Program Managers GRI Lany Harijanti dan Kepala Bapedda Provinsi Lampung Fredy.

 

PT Great Giant Pineapple (GGP) menjadi perusahaan pertama di Provinsi Lampung yang meluncurkan sustainability report (laporan keberlanjutan/SR). Hal itu sebagai komitmen GGP berperan aktif dalam mengelola dampak negatif dan meningkatkan dampak positif perusahaan bagi sosial dan lingkungan untuk mendukung keberlanjutan perusahaan.

Senior Manager Sustainability Great Giant Foods (GGF) Arief Fatullah menjelaskan, produk GGP lahir melalui proses yang sangat ramah lingkungan melalui  pengelolaan limbah yang terintegrasi untuk melahirkan zero waste, penggunaan energi terbarukan, tata kelola produksi yang efektif dan efisien, serta aspek-aspek lingkungan lainnya.

"Produk GGP tidak hanya lahir dari karyawan kami yang berkualitas, akan tetapi juga lahir dari mitra-mitra bisnis kami di berbagai daerah di Indonesia, kami selalu berusaha untuk menularkan value bisnis kami kepada mitra-mitra petani kami," ujar Arief, Sabtu (26/9).

Menurut Arief, tantangan bisnis ke depan sangat besar, meliputi isu ketenagakerjaan, sosial, lingkungan, serta perubahan iklim. Untuk menghadapinya GGP berupaya membangun kesadaran bersama seluruh karyawan disemua level bahwa bisnis berkelanjutan bukan hanya menjadi biaya bagi perusahaan, tapi bagian dari strategi bisnis.

"Kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder menjadi kunci untuk tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang. Terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada penyusunan SR GGP yang pertama ini, dan kami berkomitmen untuk menyampaikan SR ini dua tahun sekali," tuturnya.

Arief melanjutkan, Standar Global Reporting Initiative (GRI) menjadi rujukan yang digunakan manajemen GGP dalam menyusun laporan keberlanjutan. "Rujukan yang dikeluarkan oleh GRI menjadi pilihan inti yang mengacu pada Global Sustainability Standard Boards (GSSB) sesuai dengan standar GRI," jelasnya.

Managing Director Corporate Support GGF Djony Wesida menyampaikan sejak awal beroperasi GGP telah mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan dalam seluruh proses bisnis perusahaan. "Jadi perusahaan terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi negara, masyarakat sekitar, mitra bisnis dan karyawan".

Ketua Forum CSR Lampung Saptarini mengaku bangga atas laporan berkelanjutan pertama yang menggunakan standar GRI oleh perusahaan yang beroperasi di Lampung. "Jika semua pelaku usaha bisnis melakukan hal yang sama maka tujuan pembangunan berkelanjutan akan lebih mudah tercapai," terangnya.

Managing Director Social Investment Indonesia Fajar Kurniawan mengaku sejak lama mengamati perkembangan model bisnis berkelanjutan yang dijalankan oleh GGP, di mana hampir seluruh proses bisnisnya saling terkait antara satu dengan lainnya dan hampir tidak menyisakan limbah, sebagai konsep yang kemudian dikenal dengan circular economy.

"Dengan diluncurkannya SR PT GGP pada tahun ini menjadi tantangan bagi PT GGP untuk terus membuktikan dirinya sebagai pemimpin di industrinya dan sekaligus milestone untuk semakin transparan dan akuntabel," ungkap Fajar.

Apresiasi serupa dismpaikan oleh Executive Director National Center for Sustainability Reporting Ali Darwin. "Saya sungguh bangga dengan GGP atas terbitnya sustainability report, ini membuktikan bahwa pandemi COVID-19 tidak mempengaruhi strategi dan komitmen GGP terhadap implementasi program
sustainability," ujarnya.

Peluncuran laporan keberlanjutan GGP dirangkai dengan acara webinar bertema "Sustainability Grow With Community" dengan pembicara dari CSR & Sustainability Management Expert Maria Dian, Country Program Managers GRI Lany Harijanti dan Kepala Bapedda Provinsi Lampung Fredy.

Kompetisi Jurnalistik

Webinar GGF ditutup dengan penanugerahan Kompetisi Jurnalistik Award Great Giant Foods (KJA GGF) 2020 yang sukses digelar di tengeh pandemi COVID-19. Hal ini ditandai dengan banyaknya partisipasi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia di mana Lampung Post, bagian dari Media Group, berhasil
menjadi juara  umum pada kompetisi ini.

"Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terimakasih atas antusiasme para peserta kompetisi Jurnalistik Award GGF 2020 atas partisipasinya yang telah mengumpulkan beragam karya yang sangat luar biasa," ungkap Direktur Operasional GGP Wayan Ardana.

Ketua PWI Lampung Supriadi Alfian Supridi Alfian menambahkan GGF telah mempersembahkan kompetisi jurnalistik tingkat nasional bagi wartawan media cetak dan online karena memandang sosok strategis para wartawan, "Diharapkan kompetensi wartawan di Indonesia dapat semakin baik dan dapat
terus membagikan berita-berita yang inspiratif". (OL-13)

Baca Juga: Merespon Gus Mus, Mahfud: Polri Usut Pidana Dangdutan di Tegal

Baca Juga

ANTARA

Kawasan Wisata di DIY Diingatkan Jalankan Prokes

👤Agus Utantoro 🕔Senin 26 Oktober 2020, 20:41 WIB
Stakeholder pariwisata diharuskan memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara konsisten khususnya pada industri pariwisata,...
MI/Nurul Hidayah

Demi Libur Panjang, PSBT di Kota Cirebon Dicabut

👤Nurul Hidayah 🕔Senin 26 Oktober 2020, 20:05 WIB
JELANG libur panjang di akhir bulan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon cabut aturan pembatasan sosial berskala terbatas (PSBT), sebab libur...
MI/Heri Susetyo

Polri-TNI AL Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas Jatim

👤Heri Susetyo 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:43 WIB
Sinergitas dua instansi ini terbukti mampu menciptakan situasi kamtibmas kondusif di Jatim pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya