Sabtu 26 September 2020, 02:55 WIB

Dua Juta Orang Kemungkinan Meninggal akibat Covid-19

mediaindonesia.com | Internasional
Dua Juta Orang Kemungkinan Meninggal akibat Covid-19

AFP/Michael Dantas
Pekerja kesehatan tengah memeriksa pasien covid-19 di Brasil.

 

Ini ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa covid-19 sangat mungkin menewaskan lebih dari dua juta orang. Ini bakal terjadi jika tak ada tindakan global tanpa henti untuk memerangi penyakit tersebut.

"Satu juta merupakan angka yang mengerikan. Kami perlu merenungkannya sebelum  mempertimbangkan satu juta kedua," kata Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan pada konferensi pers virtual, Jumat (25/9). Ia menjawab pertanyaan AFP tentang kemungkinan bahwa dua juta orang bisa meninggal dalam pandemi sebelum vaksin datang.

Namun dia menambahkan, "Apakah kita siap secara kolektif untuk melakukan yang diperlukan untuk menghindari angka itu? Jika kita tidak mengambil tindakan itu, ya, kita akan melihat angka itu, dan sayangnya, jauh lebih tinggi."

Virus korona jenis baru telah menewaskan hampir satu juta atau sedikitnya 984.000 orang sejak wabah muncul di Tiongkok, Desember lalu. Hampir 32,3 juta kasus penyakit telah terdaftar.

Ryan merefleksikan tantangan ke depan terdapat dalam hal mendanai, memproduksi, dan mendistribusikan vaksin apa pun yang mampu melawan covid-19. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Tofik Babayev

Soal Nagorno-Karabakh, PM Armenia: Tidak ada Jalan Tengah

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 08:10 WIB
Pashinyan mengatakan negosiasi mengenai status Karabakh sekarang tidak ada gunanya. Ia pun menuduh Azerbaijan tidak ingin...
AFP/Cesar Manso

Spanyol Jadi Negara UE Pertama Lampaui 1 Juta Kasus Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 05:41 WIB
Kementerian Kesehatan Spanyol, pada Rabu (21/10), mencatat 16.973 kasus covid-19 yang dikonfirmasi selama 24 jam...
AFP

Pekan ini, Armenia-Azerbaijan Bertemu dengan Menlu AS

👤MI 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:45 WIB
MINGGU ini, menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan akan bertemu secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri AS Mike...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya