Jumat 25 September 2020, 18:57 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman di Paris

Widhoroso | Internasional
Polisi Tangkap Pelaku Penikaman di Paris

AFP/ALAIN JOCARD
Petugas medis membawa korban yang terluka dalam serangan di kota Paris, Jumat (25/9). Seranga tersebut melukai empat orang/

 

APARAT keamanan Prancis, menangkap tersangka pelaku penyerangan yang melukai empat orang di Paris, Jumat (25/9). Penyerangan dengan menggunakan pisau itu terjadi di dekat berkas kantor mingguan Charlie Hebdo.

Seorang pria yang diduga menjadi pelaku serangan ditangkap di dekat Place de la Bastille. Keterangan kepolisian Prancis, pria tersebut merupakan pelaku tunggal serangan yang terjadi.

"Empat orang terluka dalam serangan itu. Dua diantaranya dalam kondisi serius," jelas Perdana Menteri Prancis Jean Castex.

Serangan tersebut terjadi saat pengadilan Prancis sedang menyidangkan 14 terdakwa kasus terorisme pada 2015. Saat itu, kantor mingguan Charlie Hebdo dan sebuah supermaket di Prancis diserang dan menewaskan 12 orang.

Penyerangan kantor Charlie Hebdo dilakukan oleh kakak beradik, Said dan Cherif Kouachi dan diklaim sebagai anggota Al Qaeda. Sedangkan serangan di sebuah supermarket Yahudi dilakukan Amedy Coulibaly. Ke-14 terdakwa dituduh telah membantu dan mendukung para pelaku serangan 2015, yang semua terbunuh setelah aksi mereka. (AFP/R-1)

 

Baca Juga

AFP/Atta Kenare

Iran Bantah Pengaruhi Pilpres Amerika Serikat

👤Wisnu AS 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:12 WIB
Kedutaan Besar Swiss di Teheran telah menangani kepentingan AS di Iran sejak hubungan Iran dan AS terputus setelah revolusi Islam...
AFP/Phill Magakoe

Komisi Uni Afrika Kutuk Kekerasan di Nigeria

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:52 WIB
Dalam dua pekan terakhir, warga Nigeria berunjuk rasa dengan tuntutan pembubaran SARS. Namun, muncul sejumlah korban jiwa akibat tindakan...
AFP/Andrew Harnik

Intelijen Amerika Endus Iran dan Rusia Ganggu Pilpres

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:43 WIB
Pihaknya mengaku sudah melihat Iran mengirimkan surat-surat elektronik palsu. Ini dirancang untuk mengintimidasi para pemilih, menghasut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya