Jumat 25 September 2020, 13:05 WIB

Balitbang Kementan Kembangkan Gula Cair dari Singkong

Raja Suhud | Ekonomi
Balitbang Kementan Kembangkan Gula Cair dari Singkong

Dok.Balitbangtan
Gula cair hasil dari singkong

 

SELAMA ini masyarakat lebih banyak mengenal gula yang berasal dari nira tebu. Padahal banyak sumber bahan lain yang bisa diolah untuk menghasilkan gula seperti singkong.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) telah mengembangkan teknologi untuk menghasilkan gula cair dari ubi kayu/singkong.

Kepala BB-Pascapanen Prayudi Samsuri mengatakan dalam mengembangkan suatu inovasi teknologi, BB Pascapanen selalu melihat pohon industri dari komoditas pertanian. Jika kita hanya fokus mengolah singkongnya, maka hanya 20% dari tanaman singkong yang dimanfaatkan.

“Dengan pohon industri kita coba sama-sama kembangkan sehingga kita bisa memberi nilai tambah dari suatu komoditas,” terangnya dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menyebut bahwa singkong atau ubi kayu merupakan komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, terutama disebabkan karena tingginya permintaan akan tapioka. 

“Oleh karenanya selain padi, jagung, dan kedelai, ke depan ubi kayu bisa menjadi komoditas strategis nasional,” ujarnya.

Peneliti BB Pascapanen, Agus Budiyanto mengatakan kebutuhan gula di Indonesia makin lama makin meningkat. Alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan secara maksimal sumber gula dari bahan non tebu.

“Untuk memproduksi gula, bahan yang bisa dimanfaatkan antara lain tebu, sorgum manis, kelapa, aren dan nipah yang diambil dari niranya. Sumber gula lain adalah bahan berpati seperti sagu, ubi jalar, jagung, kentang,sorgum dan ubi kayu/singkong,” terang Agus.

Saat ini BB Pascapanen telah mengembangkan teknologi sederhana untuk menghasilkan gula cair dari pati singkong. Untuk menghasilkan gula cair, pati singkong harus mengalami proses likuifikasi, sakarifikasi dan evaporasi.

Teknologi pengolahan gula cair dari ubi kayu ini bisa menjadi alternatif untuk pemenuhan kebutuhan gula di Indonesia. (RO/E-1)

Baca Juga

DOK DITBUN

Sebanyak 95% Produksi Cengkeh untuk Suplai Industri Rokok

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:02 WIB
Kenaikan cukai rokok menyebakkan penurunan produksi IHT. Bahkan, menurunnya IHT tersebut akan bepengaruh terhadap penyerapan di...
DOK DITBUN

Petani PIR Sukses karena Kemitraan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 12:56 WIB
Berkat PIR inilah menjadikan Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar. Pada tahun 2006 luasannya mencapai 6,59 juta ha dengan...
DOK DITJEN PERKEBUNAN

Kendalikan OPT Kopi Sejak dari Pembenihan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 12:49 WIB
Peneliti Proteksi Tanaman Balittri, Samsudin mengatakan, agar bibit kopi aman dari serangan OPT, saat melakukan pembenihan harus dipasang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya