Jumat 25 September 2020, 10:37 WIB

NasDem Apresiasi Klaster Pendidikan Dicabut Dari RUU Ciptaker

Anggitondi Martaon | Politik dan Hukum
NasDem Apresiasi Klaster Pendidikan Dicabut Dari RUU Ciptaker

MI/M IRFAN
Taufik Basari (kiri)

 

KETUA Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Badan Legislasi (Baleg) DPR Taufik Basari mengapresiasi keputusan pemerintah mencabut klaster pendidikan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Fraksi NasDem dan mayoritas fraksi tidak sepakat klaster pendidikan masuk dalam RUU Ciptaker.

"Pemerintah telah mengakomodir permintaan fraksinya dan beberapa fraksi lainnya di Badan Legislasi (Baleg) DPR," kata Taufik dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9).

Baca juga: Langkah NasDem Larang Paslon Kumpulkan Massa Diapresiasi

NasDem dan sejumlah fraksi khawatir sektor pendidikan Indonesia bakal dikomersialkan jika masuk dalam RUU Ciptaker. Hal itu tentu akan membuat akses masyarakat terhadap askes pendidikan bakal terhambat.

Dia menegaskan, pendidikan adalah barang publik. Semua warga memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan.

"Pendidikan sejatinya seperti air, udara dan jalan umum yang semestinya terbuka aksesnya bagi siapapun dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan," ungkap dia.

Taufik menjelaskan, pemerintah sempat mengajukan rumusan baru klaster pendidikan dalam RUU Ciptaker pascamendapat penolakan. Namun, rumusan baru itu diminta dikaji ulang. Sebab, tidak sesuai dengan konstitusi.

Pemerintah pun menyusun ulang usulan tersebut. Setelah melalui lobi, akhirnya pengaturan pendidikan dalam RUU Ciptaker hanya terkait pembukaan perguruan tinggi asing di kawasan ekonomi khusus.

"Dan itu pun dengan batasan-batasan tertentu," sebut dia.

Dia pun mengapresiasi proses tersebut. Berbagai kontroversi bisa diselesaikan dengan perundingan.

"Selanjutnya menjadi tugas kita semua untuk mencegah komersialisasi pendidikan," tegas dia. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Jokowi Sampaikan Penghormatan Tinggi kepada Para Dokter

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 13:33 WIB
Para dokter selalu hadir dalam setiap perjuangan mulai dari kebangkitan nasional, persiapan kemerdekaan, pembangunan, sampai hari ini yang...
MI/Marcel Kelen

Pakar Sebut Pengungkapan Kasus di Intan Jaya Pasti Terbuka

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 12:34 WIB
Andaikan ada oknum militer, otoritas tetap ada pada peradilan militer, bukan peradilan umum. Peradilan militer juga bersifat terbuka, jadi...
Ist

Dewan Pakar NasDemĀ Rampungkan 6 Sesi Bahas UU Cipta Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 09:48 WIB
Indonesia harus memulai dari sekarang berbagai riset dan inovasi teknologi berkaitan dengan bidang-bidang strategis yang selama ini belum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya