Jumat 25 September 2020, 10:31 WIB

Jalani Tes Usap Kedua, Rektor IPB Negatif Covid-19

mediaindonesia.com | Humaniora
Jalani Tes Usap Kedua, Rektor IPB Negatif Covid-19

Dok: IPB
Rektor IPB Arif Satria (kiri)

 

REKTOR Institut Pertanian Bogor (IPB) University Prof Arif Satria dinyatakan negatif covid-19. Hal itu berdasarkan hasil tes usap kedua yang dijalaninya, selang sepekan dari tes usap pertama yang menyatakan dirinya terkonfirmasi positif.

"Syukur alhamdulillah hasil tes usap kedua saya menunjukkan bahwa saya dinyatakan negatif. Tes usap kedua tanggal 24 September kemarin. Tes usap pertama 18 September, iya (hanya selang) enam hari," kata Prof Arif, Jumat (25/9).

Ia bersyukur dengan dinyatakan negatif covid-19, terhitung hari ini bisa pulang dari Rumah Sakit Elang Medika Corpora (EMC) Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meski harus menjalani isolasi mandiri selama 10 hari di rumah.

"Hari ini saya diperbolehkan kembali ke rumah dan akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sesuai protokol kesehatan," ujar mantan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB itu.

Baca juga: Rektor Positif Covid, IPB Berlakukan Pembatasan Masuk Kampus

Arif menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang memberi dukungan selama menjalani masa isolasi di rumah dan rumah sakit setelah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

"Mohon doanya agar saya dapat segera pulih dan sehat kembali seperti sediakala sehingga dapat menjalankan aktivitas dan kewajiban saya sebagai Rektor IPB dengan baik," tuturnya.

Sebelumnya, Arif Satria terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil tes usap tanggal 18 September 2020, meski tanpa mengalami gejala apapun.

"Di tengah berbagai aktivitas yang padat, atas inisiatif saya sendiri, saya melakukan test swab pada tanggal 18 September dan ternyata hasilnya dinyatakan positif," terang Prof Arif saat itu.(Ant/OL-5)
  

Baca Juga

ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Hari ini Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 3.985 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:00 WIB
Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) di 265 laboratorium serta tes cepat molekuler (TCM)...
MI/Ramdani

Duduk Lama Karena Work From Home, Waspadai Muncul Wasir

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:29 WIB
Angka tersebut menunjukkan bahwa selama masa pandemi dan semua orang melakukan WFH masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya hanya...
AFP

Ini Penjelasan Asteroid 2018 VP1 yang Melintas Dekat Bumi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:36 WIB
Pada 2 November 2020 mendatang, Asteroid 2018 VP1 akan melintas di dekat bumi pada pukul 18.33 WIB dengan jarak 0,0028 satuan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya