Jumat 25 September 2020, 09:35 WIB

Blue Origin Luncurkan Misi Moon Lander Hari ini

Weekend | Weekend
Blue Origin Luncurkan Misi Moon Lander Hari ini

Blue Origin
Kapsul NS-13 juga membawa puluhan ribu kartu pos dari murid sekolah di seluruh dunia.

Perusahaan dirgantara milik CEO Amazon Jeff Bezos, Blue Origin akan meluncurkan misi pertamanya pada 2020. Misi tersebut bernama misi suborbital, dengan roket ‘New Shepard’ yang dapat digunakan kembali, dan juga akan menguji bagian penting dari sistem pendaratan manusia atau Human Landing System (HLS) untuk digunakan di penerbangan Artemis pada 2024.

Dilansir dari The Science Times (24/09), penerbangan itu akan menjadi yang pertama untuk Blue Origin di 2020 dan menandai peluncuran ke-13 untuk proyek New Shepard, setelah penerbangan New Shepard ke-12 pada 11 Desember 2019 lalu. Misi terbaru Blue Origin tersebut (NS-13) dijadwalkan meluncur pada 24 September 2020 pukul 10.00 waktu setempat.

Blue Origin New Shepard akan membawa total 12 payload, yang mencakup sistem Demonstrasi Deorbit, Descent, dan Landing Sensor dan semua itu merupakan bagian penting dari Human Landing Systerm atau Moon Lander. Bersama dengan SpaceX dan Dynetics Elon Musk, Blue Origin adalah salah satu dari tiga pengembang kedirgantaraan yang secara mandiir bekerja untuk mengembangkan HLS sendiri untuk digunakan dalam membawa ‘wanita pertama dan pria berikutnya di permukaan bulan pada 2024’.

Temuan yang didapat dari misi Artemis pertama akan digunakan dalam membangun basis bagi para pengunjung masa depan, dan tahap eksplorasi selanjutnya yaitu Mars.  

Muatan terkait HLS akan dipasang di bagian luar booster New Shepard, bukan di dalam kapsul. Menurut Blue Origin, ini akan membuka pintu ke berbagai muatan penginderaan, pengambilan sampel, dan eksposur ketinggian di masa mendatang.

Muatan terkait Artemis akan dikirim untuk memverifikasi bagaimana teknologi yang dikembangkan Blue Origin, sensor komputer, dan algoritma akan merespons untuk menunjukan lokasi pendaratan saat mendekati bulan tanpa campur tangan manusia dalam jarak 100 meter dari titik pendaratan targetnya. (Yulia Kendriya Putrialvita/M-2) 

Baca Juga

Dok. Everyday is a Lullaby

Everyday is a Lullaby Tayang Perdana di Busan

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:06 WIB
Film karya Putrama Tuta itu jadi satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang BIFF...
Unsplash/ Harshal S Hirve

Ini Cara Masak yang Tidak Merusak Antioksidan Jamur

👤Galih Agus Saputra 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 15:45 WIB
Memasak menggunakan microwave atau dengan dipanggang adalah paling...
Dok. Instagram @minikinofilmweek

Untung Rugi Festival Film Daring

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 14:45 WIB
Meski penyelanggara dapat menekan bujet, festival daring butuh sistem yang baik untuk menjaga keamanan hak siar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya