Jumat 25 September 2020, 06:48 WIB

Kondisi Kejiwaan Pelaku Mutilasi Rinaldi Diperiksa Pekan Depan

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Kondisi Kejiwaan Pelaku Mutilasi Rinaldi Diperiksa Pekan Depan

Dok MI
Ilustrasi mutilasi

 

KEPOLISIAN akan memeriksa kejiwaan Djumadil Al Fajar (DAF), 26, pelaku mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (RHW), 32. Pemeriksaan kejiwaan itu untuk mengetahui keabnormalan pelaku.

"(Cek kejiwaan tersangka) kita rencanakan minggu depan. Kita coba periksa kejiwaan DAF ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Yusri mengatakan hasil pemeriksaan tersangka DAF sejauh ini tidak memperlihatkan adanya indikasi mengalami gangguan jiwa. Hanya saja perbuatan kejinya mempertanyakan jiwa pelaku tersebut.

Baca juga: Polisi Minta Pelaku Pelecehan di Soetta Menyerahkan Diri

"Kondisi tersangka sepertinya normal tapi kita mencari apakah dengan keterangan dia membunuh atau mutilasi ini apakah ada kejiwaan lain harus kita dalami lagi," ungkap mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

Terlepas dari itu, Yusri menyebut penyidik tengah melengkapi berkas perkara kasus tersebut.

Pelengkapan berkas itu, kata dia, juga sekalian memantapkan unsur-unsur pasal yang dijerat kepada DAF dan kekasihnya Laeli Atik Supriyatin (LAS), 27.

"Saat ini, kita persangkakan kedua pelaku ini baik itu Pasal 340, 338 KUHP itu pembunuhan berencana dan Pasal 365 (tentang pencurian dengan kekerasan)," ujar Yusri.

Laeli dan Djumadil membunuh Rinaldi di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat pada 9 September 2020. Tubuh pegawai perusahaan kontraktor itu dimutilasi selama dua hari yakni pada Sabtu (12/9) dan Minggu (13/9).

Potongan tubuh Rinaldi dimasukkan ke dalam dua koper dan satu ransel. Potongan tubuh itu ditaburi kopi dan disemprotkan pewangi ruangan untuk menyamarkan bau mayat.

Jasad Rinaldi kemudian diletakkan di balkon lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Kedua pelaku berencana menguburkan jasad Rinaldi di belakang rumah kontrakan yang berada di Perumahan Permata Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Namun, rencana itu gagal. Mereka keburu tertangkap polisi. Sepasang kekasih itu ditangkap di Perumahan Permata Cimanggis pada Rabu (16/9).

Motif pembunuhan ini karena ingin menguasai harta benda korban. Laeli dan Djumadil dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan Berat dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka diancam hukuman mati. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Gusti Tanati

9 Rumah Terbakar, Satu Tewas dalam Kebakaran di Kelapa Gading

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:21 WIB
Kebakaran menghanguskan sembilan unit bangunan warga di area sekitar 850 meter persegi, kebakaran juga menewaskan salah seorang warga, MS...
Ilustrasi

Dianggap Menghina NU, Sugi Nur Ditangkap Polisi

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:27 WIB
Sugi Nur dinilai telah menghina NU di acara dialog di kanal YouTube...
ANTARA

Satu Keluarga Ditemukan Tewas Terbakar

👤MI 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 06:20 WIB
KEBAKARAN menewaskan lima orang dalam satu keluarga di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 Nomor 41, Kampung...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya