Jumat 25 September 2020, 06:35 WIB

Pemkab Purwakarta Ajukan Raperda Alih Fungsi Lahan

Reza Sunarya | Nusantara
Pemkab Purwakarta Ajukan Raperda Alih Fungsi Lahan

MI/Reza Sunarya
Pemkab Purwakarta mengajukan Raperda Alih Fungsi Lahan ke DPRD setempat.

 

PEMKAB Purwakarta Jawa Barat mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan atau kawasan Industri. Untuk menahan derasnya alih fungsi lahan pertanian di sana

Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (PLPB) menjadi skala prioritas Pemkab Purwakarta, Jawa Barat agar alih fungsi lahan tidak terjadi lagi. Untuk menguatkan program PLPB tersebut, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengajukan Raperda ke DPRD setempat.

Ambu Anne, sapaan Bupati mengatakan, raperda tersebut merupakan turunan dari undang-undang alih fungsi lahan. Karena itu, lahan pertanian di Purwakarta sudah dikunci diluasan 18.000 hektare, tidak boleh 1 jengkal pun beralih fungsi.

"Kita harus mempertahankan itu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Purwakarta yang setiap tahun jumlah penduduknya bertambah," kata ambu Anne, kemarin.

Kebutuhan pangan di Purwakarta, diakui Anne masih surplus, karena itu kondisi tersebut harus dipertahankan dengan mambatasi alih fungsi lahan. Dari 180.000 hektar lahan, setiap tahunnya 45.000 hektar lahan bisa panen dengan menghasilkan padi sebanyak 160.000 ton beras.

"Hasil panen kita mencapai 160.000 ton beras, konsumsi beras masyarakat purwakarta mencapai 95.000 ton, yang berarti kita surplus," ungkap ambu Anne. (OL-13).

 

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Harga Bahan Pangan di Klaten Fluktuatif

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 13:12 WIB
Pedagang pasar mengeluh pembeli sepi di masa pandemi...
ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

Manado&Tomohon, Kota di Sulut dengan Kasus Baru Korona Terbanyak

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:52 WIB
Penambahan penularan baru covid-19 di Kota Manado dan Tomohon masing-masing sebanyak 15 dan 10...
ANTARA FOTO/FB Anggoro

BKSDA Aceh Bebaskan Beruang Madu yang Terjerat Kawat

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:43 WIB
Ada dugaan jerat itu sengaja dipasang karena tanaman kakao, pisang dan palawija di lokasi tersebut sering digasak hewan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya