Kamis 24 September 2020, 21:54 WIB

Kawasan Industri Teluk Weda Bentuk Pemerataan Ekonomi di Indonesia

mediaindonesia.com | Nusantara
Kawasan Industri Teluk Weda Bentuk Pemerataan Ekonomi di Indonesia

Ist
Kawasan Industri Teluk Weda di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

 

DIREKTUR Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Ignatius Warsito, mengatakan bahwa posisi Kawasan Industri Teluk Weda sangat strategis bagi Indonesia. Sebab, keberadaan kawasan industri tersebut merupakan bentuk pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Kita mengharapkan percepatan, penyebaran, dan pemerataan industri di NKRI terutama di tengah dan timur Indonesia dapat berlangsung baik dan lancar,” ujar Ignatius saat dialog interaktif di RRI dengan tema ‘Peran Kawasan Industri Teluk Weda dalam Memenuhi Pembangunan Daerah Maluku Utara’, Rabu (23/9).

Ignatius menjelaskan, prospek kawasan industri yang dikelola PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) tersebut sangat besar dengan total investasi yang mencapai Rp51,8 triliun, yang secara ekonomi sangat strategis untuk membangkitkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Harapan kami dalam lima tahun ke depan dengan luas area yang telah dikuasai oleh pengelola Weda Bay sekitar 640 ha dengan master plan sekitar 2.000 ha, harapan kami akan menciptakan lapangan kerja sekitar 200 ribu orang,” ujarnya.

Dengan adanya lapangan kerja, lanjut dia, penyebaran pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara, khususnya di Halmahera Tengah akan tumbuh, sehingga kesejahteraan masyarakat Maluku Utara akan terjamin di masa depan.

“Nanti ke depannya akan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, bahkan kami merencanakan untuk membuat suatu pusat pendidikan politeknik di kawasan Weda Bay. Jadi betapa pemerintah pusat mengharapkan kawasan ini menjadi legacy kepada pemerintah daerah,” terangnya.

Senada dengan Ignatius, Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Hasyim Daeng Barang, menerangkan bahwa keberadaan Kawasan Industri Teluk Weda menyerap lapangan pekerjaan yang cukup banyak dan terus bertumbuh setiap tahunnya.

“Kebutuhan tenaga kerja di Weda Bay tiap tahun itu akan menerima 1.000 karyawan dengan komposisi 96 persen orang Indonesia dan 4 persen asing,” ungkapnya.

Hasyim berharap, dengan adanya kawasan industri tersebut, masyarakat Halmahera Tengah dan Maluku Utara siap untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan setelah berkembangnya Teluk Weda dampak dari proyek strategis nasional.

Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah, Edi Lingkara, mengungkapkan bahwa pihaknya bersyukur dengan dijadikannya kawasan Industri Teluk Weda menjadi proyek strategis nasional, yang membuat atensi pemerintah pusat terhadap Kabupaten Halmahera Tengah semakin besar.

“Tentu Pemda dan masyarakat bersyukur karena pasti atensi pusat semakin besar terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, dermaga, lapangan terbang, dan investasi ekonomi,” kata dia. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK MI

Survei: Danny Pomanto-Fatmati Rusdi Unggul di Pilkada Makassar

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:50 WIB
Dari hasil survei, masih ada 49 persen pemilih di Pilkada Kota Makassar Sulawesi Selatan yang bisa saja mengubah...
ANTARA

Pakai Ambulan untuk Pernikahan, Berurusan dengan Polisi

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:35 WIB
Selain menahan ambulan tersebut, polisi juga mengamankan dua orang yang terlibat dalam penyalahgunaan mobil tersebut. Kedua orang tersebut...
ANTARA

Pemkab Sukabumi Akan Bagikan 1 Juta Masker ke Masyarakat

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:15 WIB
Implementasi program Gebrak Masker akan dilaksanakan dengan membagikan sebanyak 1 juta buah masker kepada masyarakat. Masker yang nanti...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya