Kamis 24 September 2020, 21:32 WIB

11 Ribu UMKM Banyuwangi Dapat Suntikan Modal

Usman Afandi | Nusantara
11 Ribu UMKM Banyuwangi Dapat Suntikan Modal

Antara
Ilustrasi

 

DINAS Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat sebanyak 11 ribu pelaku usaha mikro kecil menegah (UMKM) sudah terdaftar untuk mendapatkan bantuan modal, sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat di masa pandemi korona (Covid-19).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Nanin Oktaviantie mengatakan, sebanyak 11 ribu pendaftar tersebut belum termasuk dari perbankan, yang mana perbankan juga ikut mendaftarkan, untuk membantu UMKM mendapat bantuan modal kerja di masa pandemi Korona (Covid-19).

Dari kabupaten Banyuwangi yang lewat dinas sendiri kurang lebih ada 11 ribu pendaftar, perbankkan seperti BNI ada 57 ribu pendaftar, BRI tidak sampai 5 ribu, dan juga ada kelompok-kelompok lain yang bisa mengusulkan ke kementrian koprasi,’’ kata Nanin kepada mediaindonesia,com saat di temui di Kantornya, Kamis (24/9).

Kemudian Nanin menjelaskan, menurut data dari Badan Pusat Stastik (BPS) Banyuwangi, di wilayah kerjanya terdapat sekitar 296 ribu pelaku usaha mikro, yang mana, dari jumlah tersebut terdapat sekitar 17 ribu yang berpotensial menjadi usaha mikro binaan.

‘’Kalau jumlah usaha mikro di Banyuwangi menurut data BPS keseluruhan kurang lebih ada 296 ribu, yang potensial kita bina ada 17 ribu UMKM. Nah kenapa dari jumlah 296 ribu hanya sedikit yang mengajukan, karena di situ ada kriteria yang membatasi pelaku usaha mikro mengajukan bantuan,’’ ujarnya.

Baca juga : Kekeringan Mulai Melanda Klaten, Desa-desa Alami Krisis Air Bersih

Dikatakan Nanin, dana keredit uang rakyat (KUR) sepertinya banyak digelontorkan untuk  UMKM, apalagi di dalam persyaratan adminitrasi, tabungan pemilik usaha tidak lebih dari Rp 2 juta.

Sehingga hal itu membuat usaha mikro di Banyuwangi tidak bisa menerima bantuan modal usaha, karena terkendala adminitrasi yang belum lengkap.

‘’Dan sepertinya itu memang bertolak belakang dengan jumlah penyaluran KUR di Banyuwangi. Apalagi dari informasi dinas Koprasi dan UKM Propinsi Jawa Timur, jatah Banyuwangi itu sangat banyak, kurang lebih ada 147 ribu, dan yang mengajukan tidak lebih 147 ribu,’’ Ucapnya.

Dinas Koprasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi sendiri, selama ini lanjut dia sudah melakukan upaya yang serius untuk memacu sektor UMKM.

Yakni, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan, untuk menumbuhkan semangat berwirausaha. Sehingga, dengan demikian sektor usaha mikro di Banyuwangi akan terus tumbuh dan berkembang.

‘’Setahun kita bisa mengadakan 200 sampai 500 pelatihan, anggap saja ada 25 sampai 30 orang ikut setiap pelatihan.  Dari situ ada yang terbentuk bisa dikatakan 5 sampai 10 orang. Dengan demikian setiap tahun ada 1000 penambahan UMKM di Banyuwangi,’’ pungkasnya. (OL-2).

 

Baca Juga

ANTARA

Satgas Covid-19 Mebidang Tetap Gencarkan Razia Prokes

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:10 WIB
Satgas Covid Mebidang sempat mengalami serangan fisik secara brutal oleh kelompok preman saat merazia sebuah tempat usaha di Komplek Brayan...
DOK MI

Sudah 599 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gowa

👤Lina Herlina 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:56 WIB
Kota Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulsel sudah tercatat masuk zona...
DOK MI

Bawaslu Bangka Belum Temukan Pelanggaran ASN

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:41 WIB
Belum ditemukan adanya aparatur sipil negara di Bangka Barat yang terlibat dalam kampanye pasangan calon dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya