Kamis 24 September 2020, 20:28 WIB

Pusri Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam

Dwi Apriani | Humaniora
Pusri Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam

MI/Dwi Apriani
Pengemasan pupuk bersubsidi di pabrik PT Pusri, Palembang, Sumatera Selatan.

 

MENJELANG musim tanam pada Oktober mendatang, PT Pupuk Sriwidjaja memastikan terpenuhinya kebutuhan petani akan pupuk bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO), baik urea maupun NPK yang disesuaikan dengan alokasi pemerintah.

Manager Humas Pusri Soerjo Hartono mengatakan bahwa dalam menghadapi musim tanam, per 22 September 2020, Pusri telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 201.557,61 ton untuk urea dan 10.182,10 ton untuk NPK. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani sampai dengan tiga bulan ke depan.

"Terkait penyaluran, hingga tanggal 22 September 2020, Pusri telah menyalurkan pupuk urea bersubsidi sebesar 848.477,10 ton dan pupuk NPK bersubsidi sebesar 93.732,15 ton," ujar Soerjo, Kamis (24/9).

Wilayah yang menjadi tanggung jawab Pusri untuk meyalurkan pupuk urea bersubsidi ke petani adalah Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Tengah (kecuali Brebes, Tegal, Kota Tegal dan Pemalang), Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sedangkan untuk pupuk NPK bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Pusri yaitu Sumatera Selatan, Provinsi Jambi (Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Kota Jambi).

Ia menjelaskan dalam menjalankan kegiatan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi, Pusri berpegang teguh pada prinsip enam tepat, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu. Prinsip ini berlaku di semua tingkatan jalur distribusi sampai ke tingkat petani yaitu dari Lini I (gudang pabrik Pusri), Lini II (gudang produsen di pelabuhan atau ibukota Provinsi), Lini III (gudang produsen dan distributor di Kabupaten/Kota) hingga ke Lini IV (kios pengecer) sampai penyaluran ke petani dan atau kelompok tani.

"Meski dalam kondisi pandemi saat ini, Pusri selalu memastikan terpenuhinya kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani. Selain itu dalam penyalurannya, Pusri juga terus melakukan pengawasan terhadap stok pupuk bersubsidi di Lini IV (kios pengecer) agar tidak terjadi kelangkaan pupuk. Pengecer juga diwajibkan untuk mempunyai stok kebutuhan satu minggu ke depan," jelasnya. (R-1)

Baca Juga

Antara/Herviyan Perdana Putra

Pembangunan Keluarga Penting untuk Cegah Stunting

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:12 WIB
Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan agar prevalensi stunting ditekan serendah-rendahnya dengan target 14% pada tahun...
Antara/Idhad Zakaria

Potensi Bencana Tinggi, Kepala Daerah Dituntut Lakukan Mitigasi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:29 WIB
Megawati mengaku sudah belajar praktik di Tiongkok dan Jepang soal metode menghadapi bencana...
Ist

Muda Konsumsi Kedelai, Tua Sehat Bugar 

👤Iis Zatnika 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:02 WIB
Dr.Rimbawan menuturkan, kedelai dan produk olahannya sesungguhnya kaya manfaat kesehatan, namun kerap dibayang-bayangi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya