Kamis 24 September 2020, 17:44 WIB

Positif Covid-19, Ratusan Santri di Banyumas Diisolasi

Lilik Darmawan | Nusantara
Positif Covid-19, Ratusan Santri di Banyumas Diisolasi

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Ilustrasi santri ikuti rapid test

 

PEMERINTAH Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), mengevakuasi 127 santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Purwokerto. Pasalnya, 127 santri tersebut positif covid-19 berdasarkan hasil tes usap.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan telah melakukan tes usap pada 292 dari 588 santri. Dari 292 yang dilakukan tes usap, telah keluar hasil tes usap 203 santri. Hasilnya, diketahui 127 santri positif.

"Sampai sekarang masih ada 89 santri yang belum keluar hasil tes usapnya. Dari yang telah dites usap, 127 santri positif covid-19, sedangkan 76 lainnya negatif. Santri yang negatif kemudian dipulangkan ke rumahnya masing-masing," kata Bupati Achmad Husein, Kamis (25/9).

Baca juga: Terjadi Klaster Pondok Pesantren di Banyumas dan Kebumen

Dijelaskan oleh Bupati, ke-127 santri yang positif Covid-19 tersebut diisolasi di Balai Diklat Baturraden yang merupakan milik Pemkab Banyumas.

"Mulai hari ini, santri yang dipastikan positif covid-19 langsung dibawa ke Balai Diklat Baturraden untuk diisolasi. Kami masih menunggu hasil lab 89 santri lainnya. Jika nantinya ada yang positif maka akan diisolasi, sedangkan yang negatif dipulangkan," ujarnya.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Banyumas melakukan tes usap kepada seluruh pegawai pascameninggalnya seorang pegawai dan positif covid-19.

"Tes usap dilaksanakan oleh 23 pegawai Kemenag. Selain itu juga orang-orang di luar Kemenag yang kontak langsung dengan pasien meninggal dunia," kata Kepala Kantor Kemenag Banyumas Akhsin Aedi.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Polri

Arus Mudik Landai, Kakorlantas: Masyarakat Makin Sadar Kesehatan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 00:40 WIB
Ia melihat kondisi arus mudik libur panjang yang menuju Jawa Tengah hingga malam hari terpantau landai. Belum ada peningkatan volume arus...
Antara

Peternak Merugi Ratusan Ekor Babi Mati Mendadak di Lembor

👤John Lewar 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:50 WIB
PETERNAK babi di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat  di Nusa Tenggara Timur (NTT), resah karena kematian mendadak hewan...
Dok MI

Waktu Tunggu Ekspor dari Belawan Dipangkas Lebih Cepat Dua Hari

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:40 WIB
"Waktu tunggu atau dwelling time harus cepat dan biaya harus murah agar produk kita makin memiliki berdaya saing ," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya