Kamis 24 September 2020, 17:03 WIB

KA Serela Jurusan Kertapati-Lubuklinggau Kembali Beroperasi

Dwi Apriani | Nusantara
KA Serela Jurusan Kertapati-Lubuklinggau Kembali Beroperasi

MI/Dwi Apriani
Pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker di stasiun kereta api Kertapati, Palembang.

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang, mulai Kamis (24/9), kembali mengoperasikan kereta api (KA) Serelo rute Kertapati-Lubuklinggau (PP). KA berkapasitas 371 tempat duduk itu, sebelumnya sempat berhenti beroperasi sejak enam bulan lalu dengan alasan menekan penyebaran Covid-19.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyampaikan beroperasinya KA Serelo ini dalam rangka menyambut HUT KAI ke -75 tahun yang jatuh pada 28 September mendatang. Aida menjelaskan, para penumpang yang akan berpergian wajib mengikuti protokol kesehatan, dengan mengikuti syarat dan ketentuan bagi calon penumpang yaitu, dalam kondisi sehat, wajib menggunakan masker, suhu tubuh tidak melebihi 37 derajat celcius serta menunjukkan surat bebas Covid-19 melalui hasil rapid test atau PCR.

"Untuk memudahkan penumpang dalam pemeriksaan dan surat bebas Covid-19 kami juga menyediakan pelayanan rapid test dengan membayar Rp85 ribu di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuklinggau," jelas Aida.

Penumpang yang bertiket akan mendapatkan Faceshield dari PT KAI, sedangkan bagi penumpang infant (anak dibawah 3 tahun) tidak disediakan dan menyediakan sendiri.

Aida mengingatkan agar masyarakat yang hendak menggunakan kereta api untuk melakukan test rapid paling tidak 1 hari sebelum keberangkatan kereta api, untuk menghindari penumpukan penumpang. "Penumpang juga dimohon datang ke stasiun kereta api lebih awal minimal 60 menit sebelum keberangkatan agar tetap nyaman dan aman serta protokol jaga jarak dapat berjalan dengan baik di stasiun," katanya.

Para penumpang dapat melakukan pemesanan tiket yang dijual H-7 keberangkatan. Okupansi penumpang akan dibatasi mengingat tempat duduk diatur berdasarkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak.

"Okupansi penumpang akan dibatasi menjadi 70 persen dari tiket yang dijualdan penempatan tempat duduk akan diatur berdasarkan system dalam pemesanan tiket serta berlaku jaga jarak," ujarnya. (R-1)

Baca Juga

Ist

Bersama Rusdy-Ma'mun, NasDem Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Kecil

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:10 WIB
Kehadiran program itu mendapat beragam respons positif dari masyarakat. Terlebih, saat ini ekonomi masyarakat tengah mengalami kesulitan...
Antara

Kebakaran Hancurkan Ratusan Rumah di Kotabaru

👤Denny Susanto 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:50 WIB
KEBAKARAN hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Kotabaru Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan pada Jumat (29/10)...
MI/Mohammad Ghazi

Jembatan Antar Dusun di Sumenep Rontok Diterjang Banjir

👤Mohammad Ghazi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:35 WIB
JEMBATAN utama antar dusun di Desa Montornah, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, miring dan nyaris ambruk. Kondisinya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya