Rabu 23 September 2020, 19:15 WIB

Pererat Hubungan Kerja Sama Indonesia-Kroasia

Antara | Internasional
Pererat Hubungan Kerja Sama Indonesia-Kroasia

Dok.Ist
Peluncur biografi Dubes RI untuk Kroasia.

 

KETIMBANG dengan negara-negara Eropa, kerja sama Indonesia dengan negara-negara Eropa Timur dalam beberapa tahun terakhir memang belum terlalu luas. Hal itu akibat adanya sejumlah kendala.
 
Tantangan itulah yang coba dikikis oleh Duta Besar Indonesia untuk Kroasia, Sjachroedin ZP. Ia mencoba melakukan berbagai terobosan agar hubungan kedua negara semakin erat dan rakyat kedua negara bisa saling mengenal.

Baca juga: Hari Ini Kroasia Gelar Pemilu

"Saya pikir sudah banyak terobosan yang beliau lakukan untuk mempererat hubungan kedua negara," kata Irjen Pol (Purn) Syafri yang juga sahabat Sjachroedin ZP dalam acara peluncuran biografinya berjudul Merawat Dua Hati Bangsa pada Rabu (23/9).

Buku yang ditulis wartawan senior Hesma Eryani dan diterbitkan oleh PT Matakata Media itu berisi tentang pengalaman Sjachroedin ZP selama menjadi Dubes Kroasia. Menurut Syafri, salah satu upaya yang dilakukan Sjachroedin yakni kegiatan maraton promosi Indonesia selama dua minggu dalam rangka HUT RI.

Ia juga aktif melakukan berbagai kegiatan promosi Indonesia secara langsung di depan publik. KBRI juga memberikan kursus gratis Bahasa Indonesia, tari Indonesia, batik, dan gamelan bagi warga Kroasia.

"Dengan belajar budaya Indonesia, kita berharap mereka (masyarakat Kroasia) lebih mengenal Indonesia," ujarnya.

Menurut sejumlah staf KBRI Zagreb, Sjachroedin ZP memang cukup dikenal bahkan sempat mendapat liputan khusus beberapa media setempat karena kebiasaannya menggunakan mobil tua atau mobil rakyat negara Kroasia. Ia juga membangun hubungan dekat dengan seluruh WNI di Kroasia dan tidai segan mendatangi kediaman para WNI hingga ke kawasan jauh di Kroasia seperti Dubrovnik.

"He is a good man. He is Mr Ambassador. I know because he used old car in television," ujar Zveyana, pedagang di pasar antik Britanski, Zagreb.

Terobosan yakni, ia menjadikan rumah Dubes sebagai rumah WNI terutama bagi WNI yang bertempat tinggal jauh dari kota Zagreb yang akan mengikuti acara di kota Zagreb.  "Sebenarnya karena mereka tinggal jauh, Kalau acaranya pagi, berarti mereka harus datang sehari sebelumnya dan harus menginap. Sangat mahal biayanya. Jadi, saya minta mereka menginap di rumah dubes," kata Sjachroedin. (Ant/A-1)

 

Baca Juga

AFP

Biden Menang, Hubungan Indonesia-AS Lebih Clear

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:15 WIB
Jika Trump yang keluar sebagai pemenang, akan ada stagnansi ketidakpastian dalam hubungan AS-Indonesia meski tidak ada yang secara akurat...
Antara

Serangan Rudal Armenia, 21 Orang di Azerbaijan Tewas

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 21:00 WIB
Militer Azerbaijan mengatakan serangan rudal di dekat Nagorno-Karabakh pada Rabu (28/10) telah menewaskan 21 orang dan puluhan lainnya...
AFP/Ahmad Gharabli

Indonesia Panggil Dubes Prancis dan Kecam Pernyataan Macron

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 20:51 WIB
Pemerintah Indonesia keberatan terhadap pernyataan Presiden Macron yang mengindikasikan ada kaitan antara agama dan tindakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya