Kamis 24 September 2020, 14:35 WIB

Bulan Mini Sedang Menuju Jalur Bumi

Bagus Pradana | Weekend
Bulan Mini Sedang Menuju Jalur Bumi

Dok. Instagram @nasa
(Ilustrasi) Sebuah objek yang berada sekitar 43ribu kilometer dari bumi diduga merupakan sebuah bulan mini.

PARA astronom kini tengah berharap cemas akan sebuah objek luar angkasa yang sedang menuju jalur bumi. Ada yang menduga jika objek yang berada cukup dekat itu, hanya sekitar 43ribu kilometer dari bumi, merupakan bulan mini.

Namun, lebih banyak astronom menduga jika benda itu lebih  mirip dengan sampah luar angkasa. Hal ini pula yang dinyatakan Direktur Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA, Dr.Paul Chodas. Ia mengungkapkan jika objek yang diberi nama 'Asteroid 2020 SO' itu  sebenarnya merupakan sampah roket pendorong tua dari tahun 1960-an.

"Saya menduga objek yang baru ditemukan 2020 SO ini adalah sebuah pendorong roket tua, karena obyek tersebut berada pada jalur orbit bumi ke Matahari, yang bentuknya sama yaitu melingkar, di bidang yang sama dengan bumi, " ungkap Chodas seperti di lansir cnn.com (23/9).

Chodas menganalisis gerakan objek tersebut mundur dalam beberapa waktu terakhir lalu kemudian mencoba menghubungkannya dengan misi eksplorasi di masa lalu yang kemungkinan besar objek itu berada di sekitar bumi pada akhir tahun 1966.

Menurutnya, objek tersebut berkorelasi dengan peluncuran roket Surveyor 2 pada 20 September 1966. Misi itu dirancang untuk melakukan pendaratan di Bulan, tetapi karena masalah engine menyebabkan pesawat tersebut gagal mengorbit. 

Roket Centaur yang digunakan untuk mendongkrak pesawat ruang angkasa yang melewati Bulan dan masuk ke orbit Matahari. Roket tersebut tidak terlihat lagi hingga kini.

Objek tersebut kemungkinan akan memasuki orbit jauh di sekitar Bumi pada akhir November 2020. Jika objek itu adalah asteroid maka akan dianggap sebagai bulan mini. 

"Dalam satu bulan lebih kami baru bisa mendapatkan indikasi apakah '2020 SO' ini benar-benar sebuah badan roket atau bukan, karena kami harus mulai bisa mendeteksi pengaruh tekanan sinar matahari terhadap gerakan benda ini," pungkas Chodas. (M-1)

Baca Juga

AFP

Baru Umur Tiga Bulan, Penjualan Album Taylor Swift Lewati 1Juta

👤Bagus Pradana 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 01:05 WIB
Folklore digadang-gadang akan menerima sejumlah nominasi Grammy...
123RF

Spirit Dua Festival dalam KEMBALI20

👤Abdillah Marzuqi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 23:10 WIB
Festival daring ini menggantikan Ubud Writers & Readers Festival serta Ubud Food Festival yang tahun ini...
Dok. Blakcwood

Label Tanah Air Hadirkan Furnitur Paduan Italia - Amerika

👤MI Weekend 🕔Senin 26 Oktober 2020, 15:40 WIB
Koleksi terbaru Blackwood dan Ary bergaya campuran Italia dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya