Kamis 24 September 2020, 13:40 WIB

BNPB: Pemda Harus Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BNPB: Pemda Harus Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Kondisi setelah banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/9)

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Arahan tersebut memuat imbauan mengenai peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan menyampaikan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi, kabupaten dan kota untuk melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan. Lilik berharap pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi secara berkala dengan dinas terkait dan aparatur kabupaten dan kota di daerah setempat.

Baca juga: Pakar Statistik UGM Prediksi Pandemi Berakhir Tahun Depan

Ia berharap pemerintah daerah untuk melakukan monitoring terhadap informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui beberapa situs dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) serta BNPB.

“Melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah yang berisiko tinggi,” ujar Lilik melalui surat yang dikirimkan kepada 27 kepala pelaksana badan penanggulangan bencana di tingkat provinsi pada Rabu (23/9).

Langkah selanjutnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait potensi pencegahan banjir, banjir bandang dan tanah longsor dengan media elektronik dan media sosial, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Masih dalam situasi pandemi, BPBD dapat menyiapkan dan mensosialisasikan tempat evakuasi yang berbeda antara masyarakat yang sehat dengan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Melaksanakan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan dan peraturanlain yang telah dikeluarkan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 seperti jaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun,” sebut Lilik.

Kemudian, ia berharapa apabila diperlukan dapat mengaktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana operasi dan dimutakhirkan dengan situasi terkini serta pengaktifan pos komando (posko) penanganan darurat bencana.

Dalam menyikapi kejadian bencana di daerah, Pusat Pengendali Operasi BNPB selalu memonitor kejadian dan perkembangan penanganan darurat di daerah. Tak hanya itu, tim reaksi cepat (TRC) BNPB juga diturunkan untuk memberikan pendampingan posko dalam penanganan darurat bencana. 

Baca Juga

Ist

Peringatan Sumpah Pemuda Momentum Optimalisasikan Peran Pemuda

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:30 WIB
Hari Sumpah Pemuda menjadi bukti adanya gerakan pemuda untuk melakukan pembaharuan-pembaharuan terhadap kondisi...
ANTARA

Jusuf Kalla Tekankan Tugas PMI Saat Pendemi Covid-19

👤Arnoldus Dhae 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:45 WIB
Wakil Gubernur Bali Bapak Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menekankan peran PMI sangat penting dalam bidang sosial kemanusiaan apalagi...
DOK IST

Unpad Juara Debat SDGs

👤Budi Ernanto 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:30 WIB
Sebanyak 250 tim dari seluruh Indonesia dalam acara virtual maraton dua...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya