Kamis 24 September 2020, 13:25 WIB

BNI dan Jenius Saling Melengkapi Layanan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
BNI dan Jenius Saling Melengkapi Layanan

Dok.BNI
BNI Tapcash kini bisa diisi melalui layanan aplikasi Jenius milik BTPN

 

TRANSAKSI non-tunai menjadi pilihan metode pembayaran lebih mudah dan aman, terlebih lagi pada masa pandemi covid-19. Masyarakat yang telah kembali aktif beraktivitas, tentunya membutuhkan kemudahan transaksi untuk menunjang kesehariannya.

Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) dengan memungkinkan masyarakat melakukan top-up (isi ulang) BNI TapCash melalui Aplikasi Jenius.

"Kerja sama ini kami harapkan akan semakin melengkapi pelayanan yang diterima oleh masyarakat, baik nasabah BNI TapCash, pengguna Jenius, maupun yang belum menggunakan keduanya," ungkap Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira dalam konferensi pers secara daring, Kamis (24/9).

"Dalam menghadapi pandemi ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap menerapkan transaksi non-tunai. Masyarakat tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis karena TapCash sudah bisa di top-up melalui aplikasi Jenius. Pengguna hanya perlu membuka Aplikasi Jenius, pilih e-Wallet Center, kemudian pilih Top Up, lalu pilih BNI TapCash. Pastikan smartphone-nya memiliki fitur Near-Field Communication (NFC),” sambungnya.

Indira mengatakan, kolaborasi antar bank yang memiliki keunggulan digital services bukan sebuah kemustahilan. Kolaborasi ini akan terus berkembang seiring perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen ke depan.

“Melalui aplikasi Jenius, masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp1.500.000. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta," kata Indira.

"Hingga Agustus 2020, jumlah pengguna TapCash terus meningkat hingga 23% dibandingkan Agustus tahun lalu atau sudah tersebar hampir mencapai 8 juta Kartu TapCash di seluruh Indonesia diiringi dengan peningkatan volume transaksi hingga 3% atau hampir mencapai Rp 750 Milyar,” ujarnya.

Kartu TapCash dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, dan mini market. Sebelumnya, Kartu TapCash dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-Commerce dan toko retail seperti mini market.

“Selain kolaborasi dalam penambahan fitur top up TapCash melalui Aplikasi Jenius,kolaborasi ini juga memperkenalkan Kartu BNI TapCash Edisi Jenius dengan desain dan karakter unik khas Jenius. Jenius percaya dalam menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada kesempatan ini Jenius berkolaborasi dengan BNI TapCash untuk membantu pengguna lebih mudah bertransaksi secara nontunai dengan uang elektronik," tutur Digital Banking Head Bank BTPN Irwan S. Tisnabudi.

"Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mendukung gerakan pembayaran nontunai (cashless) yang tengah digalakkan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Terlebih di masa saat ini, peran pembayaran digital maupun nontunai sangat penting dalam meminimalisir kontak fisik ketika melakukan transaksi," pungkasnya.

Salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di channel yang disediakan. (Des)

Baca Juga

Ilustrasi

Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Miliki Potensi Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:42 WIB
Menurut Deputi Gubernur Bank Indoensia (BI) Sugeng, melalui digitalisasi pula definisi sempit dari ekonomi dan keuangan syariah menjadi...
ANTARA/Asep Fathulrahman

Laba Bersih Wika Kuartal III 2020 Amblas 79% dari Tahun Lalu

👤 Fetry Wuryasti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:28 WIB
Jatuhnya laba Wika karena beban pendapatan kuartal III 2020 naik menjadi Rp9,49 triliun (+46,9%) dari kuartal II 2020 sekitar Rp6,42...
Antara

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pegadaian Lakukan Standardisasi Outlet

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:22 WIB
PT Pegadaian Persero melakukan standardisasi terhadap 220 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia pada tahun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya