Rabu 23 September 2020, 18:35 WIB

21 Organisasi Kampanye Cinta Pemuda pada Taman Nasional

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
21 Organisasi Kampanye Cinta Pemuda pada Taman Nasional

ANTARA/Umarul Faruq
Suasana Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang mulai dibuka) kembali untuk wisatawan di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (5/9

 

Upaya menumbuhkan kecintaan anak muda terhadap kekayaan alam Indonesia yang kaya, mulai dari taman nasional kini mulai digaungkan. Terdapat 21 organisasi lingkungan berkolaborasi meluncurkan kampanye Kecintaan Pemuda pada Taman Nasional.

Mereka menilai Taman Nasional merupakan etalase kekayaan alam dan sosial budaya Indonesia yang luar biasa yang menjadikan negara ini sebagai salah satu dari 17 negara dengan mega keanekaragaman hayati.

Kolaborasi tersebut menyepakati bahwa taman nasional menjadi center of excellence bagi generasi muda untuk melakukan tindakan menjaga alam, apalagi Indonesia memiliki 54 taman nasional yang terbentang dari Sabang hingga Merauke.

Baca juga: Nadiem Tambah Dana BOS untuk Daerah Terpencil

Kawasan ini mencakup ekosistem yang berharga dan rumah bagi flora dan fauna endemik, yang mendukung kehidupan kita dengan air bersih dan udara segar, adat budaya, dan juga sebagai tempat rekreasi dan pembelajaran.

“Taman nasional harus menjadi salah satu kebanggaan dan keceriaan anak muda Indonesia. Saya berharap kampanye ini bisa menjangkau anak muda dari berbagai latar belakang dan membuat mereka melihat taman nasional sebagai tempat. untuk belajar dengan cara yang inovatif dan menyenangkan, serta mudah diakses," kata aktor dan penggiat alam Ramon Y Tungka dalam webinar Peluncuran Kolaborasi Anak Muda Cinta Taman Nasional, Rabu (23/9).

Ia menyampaikan, dalam kolaborasi ini juga menyepakati bahwa generasi muda yang mengakui taman nasional sebagai bagian dari jati diri dan kebanggaannya adalah generasi muda yang memiliki nilai kompetitif di tingkat regional dan global karena mereka pasti akan berperan aktif dalam melindungi aset bangsa.

Survei opini publik yang dilakukan oleh USAID - BIJAK (Bangun Indonesia untuk Jaga Alam demi Keberlanjutan) pada tahun 2018 menyebutkan bahwa hampir 75 persen dari total 2.097 responden pernah mendengar istilah taman nasional tetapi hanya 19 persen yang tahu pasti tentang taman nasional, atau setidaknya mereka bisa menyebutkan salah satunya. Kedua, kelompok usia 21-30 berpendapat bahwa manfaat taman nasional terkait dengan tujuan konservasi, dan 14 persen kelompok yang memilih tujuan rekreasi.

Menurut  Direktur Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi KLHK Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, M.Sc, kampanye Kecintaan Remaja pada Taman Nasional merupakan bagian dari upaya merangkul pemuda Indonesia yang gemar suatu gunung, berwisata alam, berjalan-jalan ke hutan.

Ia mengatakan, untuk bisa nikmati keindahannya dan melakukan kunjungan ke taman nasional dan taman wisata alam sebagai sarana relaksasi, baik fisik maupun mental. "Untuk melihat taman nasional dan taman wisata alam mana saja yang bisa dikunjungi saat pandemi covid-19 bisa langsung menuju situs web taman nasional tersebut atau silahkan mengikuti Festival Taman Nasional dan Wisata Alam yang rencananya akan dilaksanakan pada 24-27 September 2020,” jelas Nandang.

Salah satu kolaborator, Pardi Forest Watch Indonesia mengatakan, kolaborasi ini dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang taman nasional. "Salah satu targetnya adalah untuk meningkatkan kesadaran kaum muda tentang peran taman nasional yang lebih besar sebagai sarana rekreasi, serta memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, khususnya siklus air dan melindungi kita dari bencana," ungkapnya.

Selain merangsang keingintahuan dan menyita perhatian menciptakan muda terhadap taman nasional, kampanye ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda. Salah satu taktiknya adalah melalui kegiatan media sosial interaktif yang mengajak anak muda untuk mengunggah foto kunjungannya ke taman nasional di akun media sosial masing-masing dengan menggunakan tagar #KawanTaman dan #KenangTerindah. (H-3)

Baca Juga

ANTARA/FB Anggoro

253 Orang Gugur, IDI Desak Pemerintah Serius Lindungi Nakes

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:14 WIB
Jumlah itu terdiri dari 141 dokter, 103 perawat, dan sembilan dokter...
Ist

Dorong Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:11 WIB
Saat ini, kehadiran Su­ngai Kalisari Kampung Pelangi perlahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi...
MI

Gerakan Pungut Sampah Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:52 WIB
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya