Rabu 23 September 2020, 18:25 WIB

Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo Maju Pilkada Surakarta

Widjajadi | Nusantara
Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo Maju Pilkada Surakarta

MI/Widjajadi
Pleno KPU Surakarta menetapkan pasangan  Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo maju dalam Pilkada Surakarta

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta melalui rapat pleno tertutup, Rabu (23/9), tetapkan  duet Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) sebagai pasangan calon walikota dan calon wakil walikota, yang akan berlaga dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Surakarta pada 9 Desember mendatang.

Penetapan melalui rapat pleno secara tertutup itu tidak dihadiri langsung oleh dua paslon bersangkutan atau tim pemenang masing masing, karena ada ketentuan Pasal 68 ayat (3) PKPU Nomer 9 Tahun 2020, yang tidak mengharuskan kehadiran paslon. Pihak KPU menyediakan website resmi pengunjman hasil penetapan paslon calon walikota-wakil walikota.

"Pleno yang kita gelar tidak menggunakan PKPU 1 Tahun 2020 yang menyebutkan adanya rapat pleno terbuka, tapi kita menggunakan Pasal 68 ayat (3) PKPU Nomer 9 Tahun 2020. Karena situasi pandemi covid, sebagai bentuk pelaksanaan dan penegakan protokol kesehatan," ungkap Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti kepada mediaindonesia.com usai pleno tertutup penetapan paslon Pilwalkot.

Sebelum ditetapkannya dua paslon yang akan bertarung untuk meraih suara terbanyak dalam Pilwalkot 9 Desember, KPU perlu mereview tentang hasil penelitian perbaikan dokumen dua paslon. Ketika tidak ada kekurangan, akhirnya dibuatkan berita acara untuk penetapan.

Dalam Pilwalkot Surakarta ini, Gibran-Teguh diusung PDIP dengan 30 kursi wakilnya di DPRD, ditambah dukungan koalisi 7 parpol parlemen dan non parlemen. Sementara paslon Bajo didukung oleh 38.831 yang tergabung dalam barisan ormas Tikus Pithi Hanata Baris.

Besok KPU Kota Surakarta akan menggelar rapat pleno untuk penentuan nomor kontestasi Pilwalkot 9 Desembee, dengan menghadirkan dua paslon. 

"Tentunya dengan mentaati protokol kesehatan, dan itu susah kami sampaikan kepada dua paslon," imbuh Nurul.

baca juga: Paslon Positif Korona, Dua KPU Ini Tunda Penetapan

Pada bagian lain Nurul juga menjelaskan tentang rancangan kampanye damai dan aman sesuai protokol kesehatan, dan juga soal pembiayaan kampanye dengan pembatasan.
Sementara itu Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kampanye Pilkada yang berlangsung dalam suasana wabah covid-19 ini dipastikan akan sangat hemat biaya. 

"Jadi nggak masalah, pasti ini irit biaya," timpal dia.

Terpisah Bagyo Wahyono menegaskan bahwa pihaknya dalam kampanye nanti tidak membuat persiapan khusus. 

"Pokoknya semua dijalani saja sesuai ketentuan KPU selaku penyelenggara pemilu, " katanya. (OL-3)
 

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Subang akan Lakukan Tes Covid-19 kepada Pengunjung Sariater

👤Reza Sunarya 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:10 WIB
Satgas covid-19 Subang akan melakukan rapid tes dan swab tes secara acak kepada para wisatawan yang berkunjung ke objek...
DOK MI

Polisi Usut Penyelundupan Sabu ke Lapas Kuala Tungkal

👤Solmi 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:30 WIB
Kasus penyelundupan sabu ke dalam lapas terungkap berkat kejelian petugas Lapas saat memeriksa titipan makanan pempek jenis kapal selam...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah.

Yogyakarta Tambah 45 Kasus Positif Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:23 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 pada Rabu (28/10), bertambah 45 sehingga total...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya