Rabu 23 September 2020, 17:03 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Sulteng Perketat Pemeriksaan di Pintu Masuk

M Taufan SP Bustan | Nusantara
Kasus Covid-19 Naik, Sulteng Perketat Pemeriksaan di Pintu Masuk

DOK MI
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, kembali memperketat pemeriksaan kesehatan di sejumlah pintu masuk provinsi itu mengingat  kasus positif terjangkit Covid-19 mengalami peningkatan.  

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola mengatakan, untuk pelaku perjalanan dari luar wilayah Sulteng, harus memiliki hasil tes swab ketika ingin
masuk ke wilayah Sulteng. Selain itu, semua yang ingin masuk ke Sulteng, dilakukan pemeriksaan mulai di bandar udara, pelabuhan laut, dan di perbatasan darat.

Saat memimpin rapat koordinasi 'Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19' yang dilakukans secara virtual bersama bupati/wali kota, dan unsur Forkopimda Sulteng, Rabu (23/9), Longki menegaskan atuiran ini akan mulai berlaku pada 28 September.

Menurut Longki, bagi yang melanggar protokol kesehatan harus dikenakan sanksi sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Pergub Nomor 32 Tahun 2020, dan Peraturan Bupati dan Wali Kota Palu. "Semoga semuanya akan baik-baik saja. Namun, penerapan sanksi itu penting," tegasnya.  

Dalam rapat tersebut, Pemprov Sulteng juga menunda sementara penugasan pejabat dan ASN untuk melakukan perjalanan dinas keluar Sulteng. Selain itu, bupati dan wali kota Palu yang wilayahnya mengalami penaikan kasus positif yang siknifikan, agar dapat mengajukan pemberlakukan PSBB atau karantina wilayah kepada pemerintah pusat untuk dilaksanakan di wilayahnya masing-masing.

"Semua jenis kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak harus dilaksanakan atas rekomendasi dari Satuan Tugas Covid-19, masing-masing wilayah," ungkap Longki.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan sekolah yang melakukan kegiatan belajar tatap muka untuk zona merah akan ditunda. Namun, untuk zona hijau dapat dilaksanakan sepanjang kepala daerahnya dapat memberikan surat pernyataan dapat dilaksanakan belajar dengan tatap muka.

"Semua ini dilakukan agar kita bisa menekan angka kasus positif Covid-19, yang kurun beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan," tandas Longki.  

Hingga Rabu (23/9), jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Sulteng, sebanyak 330 kasus, 238 kasus sembuh, dan 13 kasus meninggal dunia.

Khusus di tiga daerah zona merah, masing-masing Kota Palu 89 kumulatif kasus konfirmasi positif dan 55 kasus sembuh. Kabupaten Donggala 35 kumulatif kasus positif dan 10 kasus sembuh, serta Kabupaten Morowali 24 kumulatif kasus positif dan 12 kasus sembuh. (R-1)

Baca Juga

Istimewa

Wilayah Selatan Cianjur kembali Diterjang Bencana Hidrometeorologi

👤Benny Bastiandy 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:52 WIB
Terrdapat tiga kecamatan yang diterjang banjir luapan air sungai, abrasi, serta tanah longsor akibat banir dan curah hujan tinggi di...
Twitter @KawanBaikKomodo

Foto Komodo Adang Truk Viral, Pulau Rinca Akhirnya Ditutup

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:49 WIB
Selain menutup resort tersebut, proyek Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Pulau Rinca juga...
MI/Kristiadi

Layanan Masyarakat di Pemkot Tasikmalaya Tetap Normal

👤Kristiadi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:38 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf mengatakan pegawai tetap semangat melayani masyarakat meskipun wali kota ditahan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya