Rabu 23 September 2020, 15:20 WIB

Polisi Ajak Komunitas Ojek Daring Jadi Penegak Protokol Covid-19

Yakub Pryatama | Megapolitan
Polisi Ajak Komunitas Ojek Daring Jadi Penegak Protokol Covid-19

ANARA FOTO/Arif Firmansyah
Ilustrasi ojek daring dengan protokol kesehatan

 

POLDA Metro Jaya (PMJ) menggandeng komunitas ojek daring untuk ikut mendisiplinkan warga berbasis komunitas dari penyebaran covid-19. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menuturkan terdapat 351 komunitas yang telah dibentuk dan diperkenalkan kepada publik untuk jadi penegak protokol covid-19.

“Ada sekitar 80 komunitas ojek daring dengan pengendara sekitar 10 ribu orang dan sebanyak 100 orang yang akan melakukan penegakan disiplin terhadap komunitas ojek daring di Jabodetabek,” kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9).

Tak hanya itu, pihaknya juga meluncurkan hotline di wilayah hukum Polda Metro Jaya melalui akun Twitter, Instagram, Facebook, WhatsApp di setiap satuan kerja Polda, Polres, dan Polsek. Nantinya, masyarakat dapat melakukan pengaduan masyarakat terkait jika adanya pelanggaran covid-19.

“Jadi seandainya masyarakat mau melaporkan bahwa di jalan ini masih ada kerumunan, di lokasi ini masih ada yang buka dan menerima makan di tempat, bisa lapor ke kami,” ucapnya.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kejaksaan dan Pengadilan membentuk Satgas penindak pelanggar protokol kesehatan di tingkat provinsi dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. 

“Kami Satgas dari TNI, Polri dan gabungan, kita telah membentuk satgas penindak pelanggar protokol kesehatan di tingkat Provinsi,” terang Nana.

Baca juga: TNI-Polri Bentuk Satgas Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Dibentuknya tim satgas dikarenakan semakin banyaknya korban positif bahkan meninggal dunia karena covid-19, terutama di wilayah DKI Jakarta.

Pasalnya, di wilayah DKI Jakarta, angka meninggal dunia akibat covid-19 telah mencapai 1.977 orang. 

“Upaya satgas daerah atau Provinsi DKI sudah maksimal, kami dalam melaksanakan ataupun menangani covid-19, dengan melakukan upaya pencegahan, kemudian testing, tracing dan treatment itu sudah kita laksanakan secara maksimal,” papar Nana. 

Adapun Satgas dari tiga Provinsi DKI, Jawa Barat dan Banten terdiri dari 19 tim khusus.

“19 tim khusus terdiri dari 12 timsus stasioner, dan 7 bersifat mobile,” ujarnya. 

Nantinya, tim satgas mobile ini akan bertugas untuk menjaga pos di area jalan. Untuk tingkat Polres bakal ada 161 timsus, dan Polda Metro Jaya akan membawahi 13 Polres dan jajaran. 

“Saya sampaikan tadi 161 timsus terdiri dari 13 timsus mobile, dan 49 timsus stasioner. Di tingkat Polsek terdapat 99 Polsek. Tiap-tiap Polsek ada 1 atau 2 timsus,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA

Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Jaktim dan Jaksel

👤Widhoroso 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:30 WIB
Hujan yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, pada Kamis...
Dok. Lapas Perempuan Tangerang

Lapas Perempuan Tangerang Bagi-bagi Masker Buatan Narapidana

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:27 WIB
Kegiatan bertajuk 'KUMHAM Peduli KUMHAM Berbagi' tersebut berlangsung di lingkungan Lapas, yakni Jalan Mochammad Yamin, hingga...
Dok Modernland Realty

TNI Dukung Penghijauan di Jakarta Garden City

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 00:50 WIB
PENGEMBANG perumahan Jakarta Garden City, PT Mitra Sindo Sukses yang merupakan anak usaha PT Modernland Realty...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya