Rabu 23 September 2020, 12:43 WIB

Wapres: Pemahaman Kebangsaan di Tubuh NU Relatif Matang

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Wapres: Pemahaman Kebangsaan di Tubuh NU Relatif Matang

Dok Setwapres RI
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat membuka Konferensi Besar NU secara virtual, Rabu (23/9).

 

NAHDLATUL Ulama (NU) tengah menggelar konferensi besar. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa NU sebagai organisasi besar telah mampu menjalankan tugas-tugas dalam bidang kebangsaan dan keumatan.

Untuk itu, menurutnya, diselenggarakannya konferensi besar menjadi ajang yang tepat melakukan evaluasi jalannya organisasi NU dalam menjawab tantangan pada masa mendatang.

“Salah satu bentuk evaluasi itu kita bangga bahwa NU telah menjadi organisasi pioner yang mampu meletakkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan menjadi satu tarikan nafas dalam dakwah dan perjuangan,” tegas Wapres saat membuka Konbes NU secara virtual, Rabu (23/9).

Baca juga: Atasi Tantangan dengan Multilateralisme

Lebih lanjut, Wapres menuturkan pemahaman kebangsaan di tubuh NU secara hirarkis telah relatif matang mulai dari pengurus besar sampai ke tingkat pengurus ranting.

Hal tersebut, ujar Wapres, menjadi aset nonfisik yang tidak banyak dimiliki organisasi-organisasi keagamaan lain.

Namun, imbuhnya, dalam menghadapi tantangan ke depan, ada banyak hal penting yang harus dikelola secara baik.

Wapres memaparkan tantangan-tantangan yang kemungkinan akan dihadapi NU mulai dari penguasaan teknologi, ekonomi, hingga pendidikan.

Menurutnya, salah satu tantangan yang mesti dijawab NU ialah penguasaan teknologi digital yakni penggunaan media sosial dan lain-lain sebagai alat dakwah.

Wapres menilai sistem dakwah melalui teknologi digital akan lebih efektif karena memungkinkan masyarakat untuk menyimak dakwah kapanpun dan dimanapun.

"Terutama untuk generasi milenial dan generasi Z,” pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Susanto

Siti Fadillah Bebas, KPK : Semoga Jadi Pelajaran Pejabat Lain

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 18:18 WIB
Ia mengatakan, kasus Siti Fadillah Supari harus menjadi perhatian dan pelajaran pejabat negara yang masih aktif dan berwenang menggunakan...
Antara/Abriawan Abhe

Mahfud MD: Protes Penyataan Presiden Macron Harus Tertib

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:08 WIB
"Pemerintah menyerukan bahwa setiap upaya mengekspresikan atau menyatakan pendapat terkait dengan apa yang dinyatakan oleh Presiden...
Antara

Megawati Cuek Dicibir soal Milenial Rendah Kontribusi

👤 Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:05 WIB
KETUA Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menanggapi dengan santai soal kontroversi dari ucapannya mengenai kontribusi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya