Rabu 23 September 2020, 11:30 WIB

Gejolak di perbatasan India dan Tiongkok Mereda

Faustinus Nua | Internasional
Gejolak di perbatasan India dan Tiongkok Mereda

dok.mi
Ilustrasi

 

OTORITAS India pada Selasa malas (22/9) mengkonfirmasi militernya dan Tiongkok telah setuju untuk menghentikan pengiriman lebih banyak pasukan ke perbatasan Himalaya. Lokasi yang disengketakan itu akan masuk pembicaraan tingkat tinggi antara tetangga bersenjata nuklir itu.

Para komandan militer telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan ketegangan. Sedikit kemajuan tampaknya telah dibuat sejauh ini. Kedua belah pihak pada Senin, setuju untuk menghentikan pengiriman pasukan ke wilayah sengketa.

"Menghentikan pengiriman lebih banyak pasukan ke garis depan, menahan diri dari secara sepihak mengubah situasi di lapangan, dan menghindari mengambil tindakan apa pun yang dapat memperumit situasi", kata Angkatan Darat India dalam sebuah pernyataan.

Keduanya juga sepakat untuk menghindari kesalahpahaman dan mengadakan pertemuan berikutnya secepat mungkin. Hal itu untuk meredakan ketegangan dan mencapai kesepakatan lebih lanjut.

Sebelumnya, hubungan sengit antara raksasa Asia memburuk setelah bentrokan militernya di dataran tinggi di daerah pegunungan Ladakh dekat perbatasan pada 15 Juni. Dilaporkan 20 tentara India tewas, sementara korban dari pihak Tiongkok belum diketahui jumlahnya.

Setelah bentrokan mematikan itu, dua negara terpadat di dunia kemudian mengirim puluhan ribu pasukan tambahan ke perbatasan. Insiden lain terjadi pada awal September ketika tembakan dilepaskan untuk pertama kalinya dalam 45 tahun di perbatasan.

India dan Tiongkok berperang memperebutkan perbatasan pada tahun 1962. Kini, wilayah sengketa itu masih menjadi titik panas hubungan kedua negara.(CNA/OL-13)

Baca Juga: Bentrok Perbatasan India dan Tiongkok, 20 Tentara India Tewas

Baca Juga

AFP/Chip Somodevilla

Debat Terakhir Capres, Biden Serang Trump soal Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 10:25 WIB
Biden menyerang Trump karena tidak memiliki rencana untuk menghentikan 'musim dingin yang gelap' dari kematian akibat...
AFP/Ulrich Perrey

AS Setujui Remdesivir untuk Pengobatan Pasien Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 09:45 WIB
Gilead mengatakan obat tersebut, yang dijual dengan merek dagang Veklury, satu-satunya pengobatan spesifik untuk covid-19 yang sejauh ini...
AFP/Kola Sulaimon

Kerusuhan di Nigeria, Presiden Peringatkan Pengunjuk Rasa

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 09:11 WIB
Ia pun meminta kaum muda untuk menghentikan aksi protes jalanan dan secara konstruktif melibatkan pemerintah dalam mencari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya