Rabu 23 September 2020, 08:05 WIB

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas

Antara/Galih Pradipta
Warga kelompok UMKM binaan Pertamina membuat keripik bayam.

 

PERTAMINA  terus  mendorong kemajuan dan kemandirian UMKM terus terbukti.

Kali ini, melalui Program Kemitraan (PK), Pertamina menggelar Pilot Project Pendampingan UMKM Naik Kelas yang telah menyalurkan modal usaha sebesar Rp3,3 miliar hingga pertengahan September 2020. Jumlah tersebut akan terus meningkat hingga total penyaluran sebesar Rp100 miliar.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, penyaluran bantuan permodalan itu sudah tersalurkan untuk wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali, dan DKI Jakarta. Sementara sedang dalam proses pemberkasan, sebagian UMKM di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang akan segera diselesaikan dalam waktu dekat.

“Diharapkan dengan Program Kemitraan ini, UMKM memiliki kesempatan kembali dalam meningkatkan usahanya dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdaya di tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia,” kata Fajriyah dilansir dari keterangan resmi, Selasa (22/9).

Selain berupa penyaluran dana modal usaha, program kemitraan juga menggandeng Institusi yang kompeten untuk pengembangan usaha UMKM yang berisi pendampingan bagi UMKM. Hal itu mencakup program pelatihan, mentoring dan coaching yang tahapannya dilaksanakan secara berjenjang dan akan dimonitor perkembangannya ke masing-masing mitra binaan untuk menilai efektivitasnya.

Upaya ini merupakan salah satu bentuk implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Yakni mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta tenaga kerja penuh dan produktif. Di mana diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu Mitra Binaan (MB) yang menerima manfaat program ini adalah Vielga Wennida. Pemilik usaha CV. Roemah Kebaya Vielga ini, memanfaatkan dana penyaluran untuk membeli bahan material produksi masker model barunya.

”Kami buat masker sulam dan payet yang juga sudah mulai kami pasarkan. Hasilnya, Alhamdulillah penjualannya bagus, dan kami menambah tukang jahit 6 orang dan tukang sulam bertambah 2 orang,” tutur Vielga.

Penerima manfaat penyaluran yang lain, yakni Triyono juga menuturkan hal yang sama. Pemilik usaha Mandiri Art Shop yang bergerak dibidang furnitur ini menggunakan dana penyaluran untuk tambahan modal usahanya. Sekitar 20% untuk membayar tukang, 60% untuk membuat produk baru, dan 20% sisanya sebagai dana darurat.

”Kami berharap Pertamina bisa terus mendampingi para UMKM agar bisa survive di tengah pandemi dan memperluas jangkauan pasar. Dengan dukungan dan bimbingan PT Pertamina (Persero) dan juga Institusi yang kompeten untuk pengembangan usaha UMKM, kami yakin UMKM akan tetap optimis dan bangkit kembali di tengah kondisi yang sesulit apa pun," ucap Triyono.

Perlu diketahui, Paket Program Pilot Project Pendampingan UMKM Naik Kelas ini rencananya akan disalurkan kepada 1.000 UMKM di beberapa wilayah Indonesia. Mencakup Provinsi Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Kalimantan Barat. (E-1)

Baca Juga

Ist

InvestASIK, Solusi Asik Kemudahan Berinvestasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:13 WIB
Hasil dari investasi dapat digunakan untuk dana darurat, biaya pendidikan anak, traveling, dana pensiun, dan sebagainya di masa...
Dok. Pribadi

HSB Trader Raih Penghargaan Best New Mobile Trading Platform

👤Media Indonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:55 WIB
Aplikasi HSB dapat diunduh di App Store atau Google...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Airnav: Main Layangan di Area Bandara Bakal Kena denda Rp1 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:37 WIB
Layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara dapat membahayakan pesawat udara yang lepas landas dan mendarat di bandara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya