Rabu 23 September 2020, 04:06 WIB

Jawa Barat Dominasi Bencana Hidrometeorologi

Zubaidah Hanum | Nusantara
Jawa Barat Dominasi Bencana Hidrometeorologi

ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA
Mobil tersangkut batang kayu yang terbawa arus banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat

 

MESKI musim hujan diperkirakan baru menghampiri Indonesia pada awal Oktober mendatang, fenomena hidrometeorologi ini sudah muncul di sejumlah daerah.

Awal pekan ini, bencana hidrometeorologi terjadi di tiga daerah di Jawa Barat, yaitu banjir bandang di Kabupaten Sukabumi serta banjir di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Selain itu, terjadi angin kencang di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Banjir juga menggenangi 49 RT di DKI Jakarta.

“Fenomena hidrometeorologi yang berujung bencana mendominasi kejadian awal pekan ini, seperti banjir bandang, banjir, dan angin kencang,” kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam keterangan resminya, kemarin.

Ia menjelaskan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih terus memutakhirkan data dari lapangan.

“Dampak banjir bandang tersebut menyasar tiga kecamatan di Sukabumi, Jawa Barat, yaitu Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu,” terang Raditya.

Adapun di Kabupaten Bogor, banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir disebabkan luapan dua sungai, Cianten dan Cisakati, yang berada di wilayah Kampung Muara 1. Lokasi terdampak di kabupaten itu berada di Desa Cibu nian, Kecamatan Pamijahan.

Masih di wilayah Jawa Barat, Kota Bogor juga mengalami banjir pada awal pekan ini pukul 18.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi memicu meluapnya debit air Sungai Cisada ne yang kemudian mengakibatkan genangan di Kota Bogor. Wilayah yang terpantau terjadi genangan ialah Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, dengan tinggi muka air sekitar 30 cm.

Di Jawa Tengah, sambung Raditya, angin kencang melanda Kabupaten Cilacap. Satu rumah roboh akibat angin kencang yang terjadi pukul 12.30 WIB itu.

Peristiwa itu terjadi di De sa Sudagaran, Kecamatan Sidareja, Cilacap. Kejadian serupa terjadi di Ko ta Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Minggu (20/9) pukul 13.30 WIB.

Musim hujan

Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan pihaknya memprediksikan wilayah Indonesia khususnya Jabodetabek akan mulai memasuki musim hujan di awal Oktober.

Ia juga menjelaskan bahwa musim hujan akan intens berada di wilayah selatan lebih dahulu, baru diikuti wilayah-wilayah lain di Jabodetabek.

“Untuk awal musim hujan dimulai lebih dahulu di wilayah Jabodetabek bagian selatan pada Oktober,” kata Hary, kemarin.

Di sisi lain, saat ini meskipun Jabodetabek sudah diguyur hujan dengan intensitas lebat, Hary menegaskan hal itu merupakan penanda awal akan memasuki musim hujan. “Saat ini untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta) belum memasuki musim hujan,” terangnya.

Sementara itu, musim hujan diperkirakan intens pada November dan Desember. Lalu puncak musim hujan akan terjadi di Januari dan Februari. (Put/Iam/Wan/Ata/BB/X-10)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Tiga Pelaku Pembobolan 16 Minimarket di Brebes Dibekuk

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:25 WIB
KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes Jawa Tengah membekuk tiga pelaku spesialis pembobolan minimarket di sejumlaah lokasi di Kabupaten/Kota di...
Antara

Langgar Prokes, Dua THM di Capital Building Ditutup

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:05 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Mebidang menutup sementara dua tempat hiburan malam (THM) yang berada di Capital Building di Kota Medan karena...
Ilustrasi

Cilacap Diterjang Banjir dan Longsor

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 19 Oktober 2020, 22:16 WIB
Bencana banjir dan longsor menerjang sejumlah desa di Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya