Rabu 23 September 2020, 02:35 WIB

Korban Covid-19 AS Dekati 200.000 Jiwa

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Covid-19 AS Dekati 200.000 Jiwa

AFP
Korban covid-19 AS dekati 200.000 jiwa

 

KORBAN tewas akibat covid-19 di Amerika Serikat mendekati 200.000, Selasa (22/9). 

Terhitung lebih dari satu dari lima kematian secara global tercatat di negara ini, menempatkan penanganan pandemi Presiden Donald Trump dalam sorotan saat ia berkampanye untuk masa jabatan kedua.

Menurut Johns Hopkins University, AS telah melaporkan sedikitnya 199.818 kematian, sedangkan jumlah kasusnya telah mencapai lebih dari 6,8 juta, juga tertinggi di dunia. Lebih dari 70% kematian di AS terjadi di antara orangorang yang berusia di atas 65 tahun, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Rata-rata mingguan, AS sekarang kehilangan sekitar 800 nyawa setiap hari karena virus, menurut analisis Reuters. Angka kematian meningkat 5% dalam seminggu terakhir, setelah empat minggu menurun.

Pemerintah Inggris pada Selasa (22/9) mengumumkan langkah-langkah baru untuk menahan lonjakan kasus virus korona di seluruh Inggris, setelah meningkatkan level kewaspadaan virus lantaran tingginya jumlah kematian dalam dua bulan terakhir.


Aturan baru

Di bawah aturan baru yang akan mulai berlaku pada hari Kamis, pub, bar dan tempat perhotelan lainnya di Inggris akan diminta untuk tutup pada pukul 9 malam GMT.

Sementara gerai makanan dan minuman akan dibatasi untuk layanan meja saja. “Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami harus mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengendalikan kebangkitan kembali dalam kasus virus ini,” kata juru bicara Downing Street.

Pembatasan serupa sudah diterapkan di sebagian wilayah Inggris utara dan tengah. Pemerintahan yang dilimpahkan di Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara diharapkan dapat mengumumkan aturan nasional mereka sendiri dalam waktu dekat.

Tanggapan itu menyusul peringatan pada Senin bahwa negara itu dapat mencatat hingga 50.000 kasus sehari pada pertengahan Oktober, dan sebulan kemudian melebihi 200 kematian setiap hari.

Sementara itu, Hong Kong akan memperpanjang langkah-langkah jarak sosial terkait virus korona selama seminggu lagi di tengah tanda-tanda penularan covid-19 yang masih ada. Meskipun angkanya moderat. 

“Kita masih memiliki kasus yang tidak diketahui dan itu menyiratkan ada rantai transmisi diam-diam di komunitas kita,” kata kata Pemimpin Eksekutif Carrie Lam pada briefing mingguan, kemarin, sebelum pertemuan Dewan Eksekutif.

Bar, kolam renang, dan taman hiburan diizinkan dibuka kembali Jumat lalu. Bar dibiarkan tetap buka sampai tengah malam, dan layanan makan malam di restoran diperpanjang dua jam, juga sampai pukul 24.00.

Beberapa negara bagian di Australia mengumumkan akan melonggarkan perbatasan karena jumlah kasus yang terus menurun dalam beberapa pekan terakhir. Para pejabat mengatakan Negara Bagian Queensland timur laut akan membuka perbatasannya ke tetangga New South Wales (NSW), negara bagian terpadat di negara itu. 

Hal itu didukung dengan meningkatnya kepercayaan bahwa gelombang kedua infeksi Australia telah diatasi. NSW telah mempertahankan infeksi harian baru dalam satu digit sejak 11 September. (Van/CNA/Al Jazeera/Straits Times/I-1)
 

Baca Juga

AFP/Michal Cizek

Rep Ceko Berlakukan Jam Malam untuk Tekan Kasus Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:06 WIB
Negara berpenduduk 10,7 juta jiwa itu telah mencatatkan lebih dari 260 ribu kasus dan lebih dari 2.300 kematian sejak pandemi dimulai pada...
AFP/WILLIAM WEST

Episentrum Covid-19 di Australia Catat Hari Kedua Tanpa Kasus

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:58 WIB
Fabrizio Succi, pemilik restoran Italia Tiamo, mengatakan timnya sekarang berusaha untuk membuka kembali restoran setelah diberi lampu...
AFP/Robyn Beck

Kebakaran Lahan Sebabkan Ribuan Warga Los Angeles Mengungsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:55 WIB
Badan Cuaca Nasional AS memperingatkan bahwa kombinasi kelembaban yang rendah, tanaman yang kering, dan angin kencang bisa memicu kebakaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya