Rabu 23 September 2020, 01:15 WIB

Akurasi Data Subsidi Lemah

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Akurasi Data Subsidi Lemah

Dok. MI/Rommy Pujianto
Ombudsman RI (ORI) Alvin Lie

 

KEKHAWATIRAN terhadap lemahnya akurasi penyaluran subsidi internet bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, kemarin terbukti. 

Pemerintah diminta tegas terhadap praktik penyimpangan penyaluran bantuan tersebut karena akan sangat berdampak pada pelaksanaan dan kualitas pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19 saat ini.

Penyaluran subsidi kuota internet kemarin mulai disalurkan kepada siswa oleh operator setelah mendapatkan verifikasi nomor seluler siswa dari pihak sekolah. Anehnya, tidak semua verifikasi tersebut sesuai dengan nomor siswa.

Seperti diungkapkan anggota Ombudsman RI (ORI) Alvin Lie yang mengaku mendapat subsidi kuota internet tersebut. “Memang benar saya mendapat SMS pemberitahuan dari Telkomsel bahwa nomor saya sudah mendapat kuota internet bantuan dari Kemendikbud. SMS tersebut masuk pada dini hari pukul 01.19 WIB,” kata Alvin kepada Media Indonesia, kemarin.

Alvien yang kini sedang menempuh pendidikan S-3 pun mempertanyakan apakah bantuan tersebut juga ditujukan pada mahasiswa jenjang S-2 dan S-3. Dia berpendapat seharusnya subsidi hanya diperuntukkan bagi siswa dan mahasiswa jenjang S-1 yang memang membutuhkan karena belum berpenghasilan.

Menurut Alvin, anggaran belanja negara untuk subsidi ini sebesar Rp7,2 triliun seharusnya benar-benar diarahkan untuk mereka yang membutuhkan dan berhak. Belum diketahui penyebab subsidi kuota internet tersebut salah sasaran.  Namun, ORI sebelumnya sudah menduga hal itu terjadi karena praktik di lapangan muncul iklan provider yang berjanji memberikan sesuatu kepada sekolah jika menggunakan providernya.

Menurut anggota ORI lainnya Ahmad Su’adi, pemerintah seharusnya menegur pihak provider yang memanfaatkan situasi dengan menggunakan cara yang tidak sehat. Dia menuturkan pemberian hadiah kepada pihak sekolah oleh provider bisa dikategorikan sebagai gratifikasi.

Su’adi meminta, dalam penyaluran subsidi ini, Kemendikbud juga memastikan sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Saat dikonfirmasi, Irjen Kemendikbud Chatarina Girsang mengatakan perlunya pengawasan bersama terhadap pelaksanaan program ini.

“Masyarakat atau siapa pun yang mengetahui dan memiliki bukti adanya dugaan suap atau gratifikasi dalam distribusi kuota internet untuk PJJ ini dapat melaporkan kepada aparat penegak hukum,” katanya. Dia menambahkan pihaknya juga sudah membentuk tim yang mengawal program tersebut. 


Akses

Untuk memudahkan tersedianya informasi bagi guru, siswa, mahasiswa, dan dosen, tentang bantuan kuota data internet 2020 tersebut, Kemendikbud menyatakan telah menyiapkan daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan kuota belajar, yakni https:// kuota-belajar. kemdikbud.go.id/

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbud, Evy Mulyani, mengatakan hal itu juga dimaksudkan untuk mengantisipasi kekhawatiran kuota data internet disalahgunakan. 

“Daftar itu juga memuat aplikasi dan video conference yang utama dan secara umum banyak sekali digunakan dalam PJJ.”

Seperti diberitakan sebelumnya kuota bantuan internet dari Kemendikbud dibagi dua, kuota umum dan kuota belajar. Kuota belajar ini hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang telah disiapkan Kemendikbud. (Bay/H-1)

 

Baca Juga

Ist

Limbah dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dilarang Dibuang di TPA 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 09:20 WIB
Direktorat Jenderal PSLB3, KLHK, melarang keras limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) atau limbah medis dibuang di...
Instagram

Ersa Mayori Anteng di Rumah

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 09:05 WIB
Model, pesinetron dan presenter Ersa Mayori, 41, mengaku tidak tergoda untuk ikut-ikutan 'mendadak liburan' seperti yang dilakukan...
OZAN KOSE/AFP

Tsunami Pada Gempa Turki Tidak Berdampak ke Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 06:24 WIB
BMKG menegaskan masyarakat diimbau tetap tenang karena tsunami tidak berdampak ke wilayah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya