Rabu 23 September 2020, 00:45 WIB

Dari Natuna, Menteri Juliari Mulai Kawal Bansos untuk Daerah 3 T

(Sug/N-1) | Nusantara
Dari Natuna, Menteri Juliari Mulai Kawal Bansos untuk Daerah 3 T

DOK KEMENSOS
Menteri Sosial Juliari P Batubara menyaksikan penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Kantor Pos Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Selasa (22/09).

 

JULIARI P Batubara terus menggulirkan dan mengawal bantuan sosial. Kemarin, Menteri Sosial itu mendarat di Pulau Natuna, di wilayah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Natuna ialah wilayah terpencil dan terluar. Ia berhadapan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan.

"Ini kunjungan pertama saya ke Natuna. Namun, saya pastikan bukan yang terakhir. Setelah Natuna, saya juga akan menggulirkan dan mengawasi penyaluran bansos di kawasan terluar, terpencil, dan tertinggal lainnya," janji Mensos.

Kunjungannya kali ini, lanjut dia, membawa misi strategis bahwa negara hadir untuk seluruh warganya, termasuk di kawasan 3T. "Saya diutus Presiden Joko Widodo untuk datang ke sini, memastikan bahwa masyarakat Natuna menerima bantuan untuk meringankan beban akibat pandemi."

Ada dua jenis bantuan sosial yang dikawal Juliari di Natuna, yakni bantuan sosial sembako #Kemensos Hadir dan bantuan sosial tunai (BST). Bansos sembako diberikan dalam bentuk 985 paket. Penyalurannya akan dilakukan Badan Keamanan Laut RI.

Paket-paket itu selanjutkan diserahkan kepada 2.552 keluarga di 14 desa. Secara simbolis bansos sembako diserahkan Menteri Sosial kepada Kepala Bakamla Laksdya Aan Kurnia, di Pelabuhan Perikanan Selat Lampa, Natuna.

Total Rp9 miliar

Sementara untuk BST, dana total sebesar Rp1,7 miliar lebih diberikan kepada 5.784 keluarga penerima manfaat. Selain itu, sebanyak 3.175 keluarga juga mendapat aliran program bantuan pangan nontunai (BPNT) atau program sembako dengan nilai total sebanyak Rp7,3 miliar lebih.

Seperti dalam banyak kunjungan sebelumnya, Juliari juga mendatangi warga yang berada di Kantor Pos Ranai, saat penyaluran BST berlangsung.

Dengan gaya khasnya, Mensos menyapa warga dan menitipkan pesan positif yang membangkitkan semangat mereka. Menteri juga mendapat penjelasan dari petugas PT Pos Indonesia terkait perkembangan penyaluran BST di Kabupaten Natuna.

Pria kelahiran Jakarta tahun 1972 silam itu juga memastikan ketersediaan beras di Gudang Bulog Natuna.

"Dari kedua jenis bansos, warga di Natuna mendapat aliran dana total sekitar Rp9 miliar. Pemerintah berharap berbagai bantuan yang disalurkan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi."

Dengan demikian, dari kedua jenis bansos, masyarakat Kabupaten Natuna menerima total sekitar Rp9 miliar. Mensos menyatakan, berbagai bantuan ini diharapkan membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi.

Ia berharap bantuan sembako dapat meringankan beban masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan pokok. "Sementara untuk BST, saya meminta warga untuk membelanjakannya di daerah sendiri sehingga bisa menggerakkan perekonomian lokal," ujar mantan anggota DPR RI dua periode itu. (Sug/N-1)

Baca Juga

ANTARA

Satgas Covid-19 Mebidang Tetap Gencarkan Razia Prokes

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:10 WIB
Satgas Covid Mebidang sempat mengalami serangan fisik secara brutal oleh kelompok preman saat merazia sebuah tempat usaha di Komplek Brayan...
DOK MI

Sudah 599 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gowa

👤Lina Herlina 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:56 WIB
Kota Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulsel sudah tercatat masuk zona...
DOK MI

Bawaslu Bangka Belum Temukan Pelanggaran ASN

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:41 WIB
Belum ditemukan adanya aparatur sipil negara di Bangka Barat yang terlibat dalam kampanye pasangan calon dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya