Selasa 22 September 2020, 18:17 WIB

Mensos Sapa Warga Natuna dan Pastikan Negara Hadir di Kawasan 3T

mediaindonesia.com | Humaniora
Mensos Sapa Warga Natuna dan Pastikan Negara Hadir di Kawasan 3T

DOK KEMENSOS
Mensos Juliari (kiri)

 

Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan jajaran mendarat di Natuna. Mensos Jiliari hadir di pulau terluar yang berhadapan langsung dengan Laut China Selatan ini, untuk menyaksikan penyaluran bantuan sosial.

Ini adalah kunjungan pertama Mensos Juliari di kawasan terluar terpencil dan tertinggal (3T) dalam hal ini Natuna.  Mensos menyatakan,  kunjungannya menbawa misi strategis yakni bahwa negara hadir untuk seluruh warga negara,  termasuk warga di kawasan 3T.

"Salam dari Bapak Presiden Joko Widodo kepada bapak/ibu. Beliau memerintahkan kepada saya, agar memastikan masyarakat di seluruh pelosok tanah air,  termasuk di perbatasan merasakan kehadiran negara. Saya datang untuk memastikan, masyarakat di sini menerima bantuan terutama untuk meringankan beban akibat pandemi," kata Mensos (22/9).

Mensos memastikan, kunjungan ke Natuna memang kunjungan yang pertama, namun bukan yang terakhir.  "Saya juga akan berkunjung ke kawasan 3T lainnya memastikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat,"  katanya. 

Ada dua jenis bantuan sosial yang distribusinya disaksikan Mensos di Natuna. Yakni Bansos Sembako #Kemensos Hadir dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Untuk bansos sembako, disalurkan sebanyak 985  paket melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Bansos sembako selanjutnya disalurkan kepada 2.552 keluarga di 14 desa di perbatasan. Secara simbolik bansos diserahkan Menteri Sosial kepada Kepala Bakamla Laksdya Aan Kurnia, di Pelabuhan Perikanan Selat Lampa, Natuna. 

Untuk BST, disalurkan kepada sebanyak 5.784 keluarga penerima manfaat (KPM) BST di Kabupaten Natuna dengan nilai total sebesar Rp1.735.200.000. Selain itu, sebanyak 3.175 KPM di Kabupaten Natuna juga tercatat masuk dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, dengan nilai total sebanyak Rp7.302.500.000.

Dalam kesempatan tersebut,  Mensos nengecek proses salur BST di Kantor Pos Ranai. Mensos berbincang dengan KPM dan mendapatkan penjelasan dari petugas PT Pos tentang progres salur BST di Kabupaten Natuna.

Dengan demikian, dari kedua jenis bansos, masyarakat Kabupaten Natuna menerima total sekitar Rp9 miliar. Mensos menyatakan, berbagai bantuan ini diharapkan membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi. 

Ia berharap bantuan sembako dapat meringankan beban masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan pokok.  "Kemudian untuk BST,  saya meminta masyarakat  untuk segera dibelanjakan di daerah sini, dengan harapan menggerakkan perekonomian lokal," kata Mensos. 
 
Selain untuk masyarakat terdampak Covid,  Kemensos juga menyalurkan bansos untuk KPM bansos reguler. Yakni Bansos Beras (BSB) untuk KPM PKH dan bansos Tunai untuk KPM Program Sembako Non-PKH senilai Rp500 ribu. Dalam rangka memastikan dukungan terhadap program BSB,  Mensos meninjau kesiapan Bulog di Gudang Bulog Natuna. (RO/OL-10)

Baca Juga

dok.medcom

Vaksin Sinovac untuk Covid-19 Masuki Tahap Uji Klinis Fase 3

👤Andhika prasetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:35 WIB
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Cissu Rachiana Sudjana menjamin keamanan Vaksin Sinovac untuk Covid-19 yang...
Antara/Septianda Perdana

Muslimat NU Diminta Respons Kebutuhan Dakwah Milenial

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:24 WIB
Menteri Agama berharap Muslimat NU terus melakukan penerjemahan atas kebutuhan dakwah dan pendidikan agama di tengah kaum...
AFP/Vincenzo Pinto

Vaksin Covid-19, Pakar: Kalau tak Aman, Uji Dihentikan Sejak Awal

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:59 WIB
Guru Besar Fak Kedokteran Unpad Cissy mengatakan apabila vaksin Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping berbahaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya