Selasa 22 September 2020, 14:51 WIB

Pagu Anggaran BNPB 2021 Capai Rp813,12 Miliar

Suryani Wandari | Humaniora
Pagu Anggaran BNPB 2021 Capai Rp813,12 Miliar

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo

 

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan rancangan pagu anggaran untuk program kerja BNPB tahun 2021 mencapai Rp813,12 miliar.

"Sesuai dengan surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri BPN Bappenas, pagu anggaran BNPB 2021 Rp813,12 miliar. Hal ini ada kenaikan jika dibandingkan dengan pagu indikatif sebelumnya sebesar Rp715,41 miliar," kata Doni dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI, Selasa (22/9).

Ia kemudian merinci, pagu anggaran ini digunakan untuk dua program yakni program ketahanan bersama Rp562,71 miliar dan program dukungan manajemen sebesar Rp250,39 miliar

Pada program ketahanan bersama, Doni menyebut akan digunakan untuk belanja pegawai Rp74,13 miliar, belanja barang Rp484,60 miliar, belanja modal Rp 4,34 miliar dan belanja bantuan sosial Rp250 miliar.

Sedangkan pada program dukungan manajemen dibagi sesuai unit kerja.

"Sekretariat utama dengan alokasi sebesar Rp216,95 miliar yang terdiri dari unit eselon 2 yakni satu biro SDM dan umum dengan alokasi sebesar Rp89 miliar, biro keuangan Rp83,21 miliar, biro perencanaan Rp35,67 miliar, Biro hukum organisasi dan kerjasama sebasar Rp ,07 miliar," rinci Doni.

Baca juga: BNPB : 98.649 Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Barat

Ia melanjutkan untuk Inspektorat utama dengan alokasi sebesar Rp10,2 miliar, Deputi bidang Penanganan Darurat Rp277 miliar, Deputi bidang rehabilitasi dan rekonstruksi Rp28,54 miliar, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Rp75,56 miliar.

Adapun penggunaan dana siap pakai (DPS), Doni mengatakan Pagu DSP Bencana alam Rp1,3 triliun telah direalisasikan Rp264,3 miliar. Sementara DSP penanganan covid-19 Rp6,2 triliun sudah direalisasikan Rp3,9 triliun.

"Sisa DSP penanganan covid-19 sebesar Rp2,3 triliun akan digunakan anatara lain untuk pengadaan APD, pembayaran penyediaan RSUD rujukan covid-19 di Lamongan dan Biak Numbor, serta penanganan kesehatan dan operasional RS Darurat Wisma Atlet," tukas Doni.

Sedangkan tambahan DSP untuk Satgas Penanganan Covid-19 sebesar Rp3,8 triliun saat ini dalam proses revisi DIPA BNPB.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/FB Anggoro

Faskes Diminta Patuhi Ketentuan Tarif Swab Tes

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:14 WIB
Fasilitas kesehatan pun sudah diingatkan berkali-kali agar mematuhi ketentuan soal harga tes usap...
ANTARA/Muhammad Iqbal

BATAN Kembangkan Radioisotop dan Radiofarmaka untuk Kesehatan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 10:18 WIB
Kebutuhan dalam negeri terhadap radioisotop dan radiofarmaka, saat ini, terus meningkat seiring dengan berkembangnya pemanfaatan iptek...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Macet Sejak Lama, Tunjangan Kinerja Karyawan TVRI Akhirnya Turun

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:01 WIB
Setelah berjuang selama tiga bulan, Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno berhasil menyelesaikan tunggakan tunjangan kinerja karyawannya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya