Selasa 22 September 2020, 14:10 WIB

FinCEN Sebut 19 Bank di Indonesia Terindikasi Transaksi Janggal

Despian Nurhidayat | Ekonomi
FinCEN Sebut 19 Bank di Indonesia Terindikasi Transaksi Janggal

Antara
Karyawan bank menunjukkan mata uang dollar Amerika Serikat (AS), Jumat (14/8).

 

BEBERAPA perbankan besar di Indonesia disinyalir telah melakukan tranfer dengan transaksi janggal. Hal tersebut diungkapkan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) yang dikutip dari laman Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (ICIJ).

Menurut FinCEN, dana aliran janggal baik keluar ataupun masuk ke Indonesia melalui bank-bank besar senilai US$504,65 juta atau sekitar Rp7,46 triliun. Angka tersebut diperoleh dengan rincian uang yang masuk ke Indonesia senilai US$218,49 juta, sedangkan yang ditransfer ke luar Indonesia mencapai US$286,16 juta.

Dalam laman ICIJ, disebutkan terdapat 19 bank yang tercatat telah melakukan transaksi janggal terekam dalam dokumen FinCEN Files terjadi di Indonesia. Total jumlah transaksi tersebut sebanyak 496 transaksi yang terekam sejak Februari 2013 hingga 3 Juli 2017.

Bank tersebut antara lain Bank DBS Indonesia, Bank Mandiri, Bank Windu Kentjana International, Hong Kong Shanghai Banking Corp, Bank Central Asia (BCA), Bank CIMB Niaga, Bank Negara Indonesia (BNI), Panin Bank, Nusantara Parahyangan, Bank of India Indonesia, OCBC NISP, Bank Danamon, Bank Commonwealth, Bank UOB Indonesia, Bank ICBC Indonesia, Chinatrust Indonesia, Standard Chartered, Bank International Indonesia, dan Citibank. Secara rinci, temuan tersebut di antaranya ialah:

1. DBS Indonesia jumlah transkasi 8, aliran keluar US$1,51 juta dan aliran masuk US$1,99 juta;

2. Bank Mandiri jumlah transaksi 111, aliran keluar US$250,39 juta dan aliran masuk US$42,33 juta;

3. Windu Kentjana International jumlah transaksi 49, aliran keluar 0, dan aliran masuk sebesar US$130,81 juta;

4. BCA jumlah transaksi 19, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$753.760;

5. CIMB NIAGA jumlah transaksi 7, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$4,88 juta;

6. BNI jumlah transaksi 2, aliran keluar US$10,21 juta dan aliran masuk US$428.052;

7. Panin jumlah transaksi 19, aliran keluar US$5,42 juta dan aliran masuk 0;

8. Bank Nusantara Parahyangan jumlah transaksi 10, aliran keluar US$708.541 dan aliran masuk 0;

9. Bank of India Indonesia jumlah transaksi 5, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$20,76 juta;

10. OCBC Nisp jumlah transaksi 13, aliran keluar US$2,65 juta dan aliran masuk US$44.095;

11. Danamon jumlah transaksi 28, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$3,1 juta;

12. Commonwealth jumlah transaksi 152, aliran keluar US$6,59 juta dan aliran masuk US$2,96 juta;

13. UOB Indonesia jumlah transaksi 24, aliran keluar US$2,39 juta dan aliran masuk 0;

14. ICBC Indonesia jumlah transaksi 1, aliran keluar US$49.990 dan aliran masuk 0;

15. Chinatrust Indonesia jumlah transaksi 39, aliran keluar US$57.440 dan aliran masuk US$496.858;

16. Standard Chartered Bank jumlah transaksi 3, aliran keluar US$5,8 juta dan aliran masuk US$5.400;

17. BII jumlah transaksi 34, aliran keluar US$348.228 dan aliran masuk US$4,88 juta;

18. Citibank, N.A. jumlah transaksi 1, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$2 juta;

19. Hong Kong Shanghai Banking Corp jumlah transaksi 2, aliran keluar 0 dan aliran masuk US$2,9 juta.

Perlu diketahui, transaksi tersebut diproses melalui empat bank yang berbasis di Amerika Serikat, yakni The Bank of New York Mellon sebanyak 312 transaksi, Deutsche Bank AG 49 transaksi, Standard Chartered Plc 116 transaksi, dan JP Morgan Chase & Co sebanyak 19 transaksi.

Secara keseluruhan, FinCEN Files berisikan 2.657 dokumen, yang di dalamnya terdapat 2.100 laporan aktifitas mencurigakan (Suspicious Activity Report/ SAR).

Sebanyak 2.100 laporan aktivitas mencurigakan itu diajukan bank-bank di AS ke sebuah unit Jaringan Intelijen Penegakan Kejahatan Keuangan AS, atau disebut FinCEN antara tahun 2000 dan 2017 dan mencakup transaksi senilai US$2 triliun atau sekitar Rp29.400 triliun (kurs Rp14.700 per USD). (E-3)

Baca Juga

Dok. BTN

Pacu Gairah Pasar, BTN-Winland Development Tawarkan KPR Holiday

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 01:31 WIB
Pogram KPR Holiday difokuskan bagi pemasaran tiga proyek perumahan yang dikembangkan Winland Development di wilayah Cileungsi,...
Antara/Raisan Al-Farisi

UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal KUMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:17 WIB
UU Cipta Kerja dibuat dengan tujuan untuk menjawab masalah-masalah utama yang dihadapi oleh UMKM dan koperasi yang sebelumnya menyebabkan...
Dok UResort

Bidik Mahasiswa, Apartemen Ini Sesuaikan Kebutuhan Kampus

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:15 WIB
Hunian yang membidik pasar mahasiswa sekarang ini tidak cukup sekadar dekat dengan kampus, tapi juga harus menunjang kegiatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya