Selasa 22 September 2020, 09:48 WIB

Ini Instruksi Luhut kepada Terawan Terkait Covid-19

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Ini Instruksi Luhut kepada Terawan Terkait Covid-19

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) berbincang dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

 

WAKIL Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sejumlah instruksi kepada jajaran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk menekan kasus covid-19.

Salah satunya ialah Kemenkes diminta segera menyosialisasikan protokol standar penanganan pasien covid-19 di rumah sakit. Hal itu disampaikan Luhut dalam rapat koordinasi (rakor) virtual pengendalian covid-19 di 8 provinsi, Senin (21/9).

“Saya minta, mulai minggu depan, Kemenkes segera menyosialisasikan protokol terapi ini ke semua RS rujukan di 8 provinsi plus Aceh,” ujar Luhut dalam keterangan resmi.

Baca juga: Utamakan Pendekatan Sains Jadi Komitmen

Per Senin (21/9), total kasus covid-19 menembus 248.852 kasus di seluruh Indonesia. Sebanyak 9.677 orang di antaranya meninggal dunia, 180.797 pasien dinyatakan sembuh, dan 58.378 pasien dalam perawatan. Rumah sakit dinilai menjadi penyumbang klaster tertinggi kasus covid-19.

Kemenkes juga diminta melakukan pendampingan implementasi termasuk memberikan pelatihan bagi dokter dan tenaga kesehatan lalu memonitor pelaksanaannya.

Selain itu, Luhut meminta Kemenkes memastikan ketersediaan obat dan alat terapi yang disebutkan dalam panduan tersebut.

“Tim gugus tugas yang dibentuk Kemenkes harus segera turun. Saya minta Kamis (24/8), Kemenkes melaporkan hal ini kepada saya,” tegas Menko Maritim dan Investasi tersebut.

Rumah sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di daerah-daerah juga diminta membantu RS-RS rujukan untuk mengimplementasikan protokol perawatan atau terapi pasien covid 19.

“Saya minta bidang kesehatan dan Kesdam masing-masing Polda dan Kodam untuk membantu monitoring implementasi protokol terapi penanganan pasien Covid 19,” tukas Luhut kepada Polda dan Kodam dari 8 provinsi yang hadir pada rakor itu.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menkes Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander Ginting mengungkapkan protokol standar terapi penanganan pasien covid-19 ini berisi tata laksana manajemen klinis ringan, sedang, dan berat.

“Protokol yang disusun bersama 5 organisasi profesi dokter spesialis yakni PDPI, PAPDI, IDAI, PERDATIN, PERKI dan berdasarkan pedoman WHO ini sudah termasuk standar penanganan serta obat yang harus diberikan kepada pasien berdasarkan derajat kasusnya,” jelas Alexander kepada Menko Luhut dalam rapat.

Kemenkes, katanya, akan melakukan mentoring klinis klinis ke berbagai ICU RS rujukan dan RS perawatan secara periodik baik virtual maupun langsung untuk menurunkan angka kematian.

“Riset kami menunjukkan sistem rujukan yang berbelit, pasien terlambat datang ke pusat pengobatan, diagnosa terlambat diberikan, pengobatan yang tidak adekuat maupun ketidak-tersediaan ventilator yang berpengaruh pada angka mortalitas di ICU,” pungkas Alexander. (OL-1)

Baca Juga

OZAN KOSE/AFP

Tsunami Pada Gempa Turki Tidak Berdampak ke Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 06:24 WIB
BMKG menegaskan masyarakat diimbau tetap tenang karena tsunami tidak berdampak ke wilayah...
Shutterstock/Medcom.id

Evaluasi Segera Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

👤Ata/Wan/X-8 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 03:58 WIB
Peristiwa memilukan itu terjadi pada 27 Oktober lalu. Korban ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi tempat tinggalnya. Dia nekad...
AFP Photo/Paolo Miranda/Medcom.id

Banyak Perawat Mulai Kelelahan

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 03:39 WIB
Tugas para perawat yang tidak terinfeksi covid-19 kian berat karena bisa double shift. Pemerintah diharapkan makin memperhatikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya