Selasa 22 September 2020, 08:10 WIB

Mantan PM Inggris Kecam RUU Brexit Baru

Basuki Eka Purnama | Internasional
Mantan PM Inggris Kecam RUU Brexit Baru

AFP/ PRU
Mantan PM Inggris Theresa May

 

MANTAN Perdana Menteri Inggris Theresa May, Senin (21/9), menegaskan dirinya tidak akan mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Brexit baru yang disebutnya melanggar aturan internasional.

May kemudian menuding pemerintah Inggris bertindak ceroboh dan tidak bertanggung jawab.

Mantan PM yang menjabat antara 2016 dan 2019 itu mengatakan RUU baru itu akan merusak reputasi Inggris.

Baca juga: Inggris Berada di Titik Kritis Pandemi Virus Korona

"Karenanya, dengan sangat disayangkan, saya terpaksa mengatakan bahwa saya tidak bisa mendukung RUU itu," kata May saat RUU itu dibahas di parlemen.

RUU Pasar Internal yang diungkapkan awal bulan ini akan membatalkan sejumlah kesepakatan Brexit yang dicapai Boris Johnson dengan Uni Eropa pada tahun lalu.

Sejumlah menteri Inggris mengakui RUU itu akan melanggar aturan internasiinal.

Anggota DPR Inggris, pekan lalu, mengizinkan RUU itu menjalani proses lebih lanjut meski Uni Eropa menyerukan agar RUU itu ditarik.

Anggota DPR Inggris akan melakukan voting terkait RUU itu pada Selasa (29/9) sebelum RUU itu selanjutnya dikirimkan ke House of Lords.

Johnson mengatakan RUU itu akan memberikan jaring pengaman atas apa yang disebut sebagai ancaman Uni Eropa untuk memberlakukan tarif pada perdagangan dalam negeri Inggris.

Namun, pemimpin Uni Eropa membantah pernyataan Johnson itu dan mendesak PM Inggris itu untuk tetap pada komitmen yang dibuatnya pada tahun lalu. (AFP/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Facebook, Google, dan Microsoft Mangkir Pajak Setahun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:38 WIB
Facebook, Google, dan Microsoft melakukan praktek penghindaran pajak global atau tax avoidance sebanyak US$2,8 miliar selama setahun di...
Mohd RASFAN / AFP

Aturan Darurat Ditolak Raja, Posisi Muhyiddin Makin Tertekan

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 15:29 WIB
Penolakan Raja Al-Sultan Abdullah terlihat semakin mengikis cengkeraman Muhyiddin pada...
AF/STR

137 Warga Xinjiang Positif Covid-19, Tiongkok Gelar Tes Massal

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:30 WIB
Sebelumnya, Tiongkok pada Minggu (25/10) melaporkan sebanyak 20 kasus covid-19 baru dan 161 infeksi tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya